Breaking News:

Tak Ada Izin dan Timbulkan Kerumunan Pasar Malam Ditutup, Lapak Dibongkar Pedagang Rugi Rp 5 Juta

“Kenapa harus kita lakukan pembubaran dan penutupan, karena kita lihat Kota Tangerang Selatan ini zonanya masih zona oranye,

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Warta Kota/Rizki Amana
Penutupan operasional pasar malam di Pamulang oleh personel gabungan (Dok. Humas Satpol PP Kota Tangsel). 

WARTAKOTALIVE.COM, PAMULANG --- Pasar malam yang digelar di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dibubarkan pihak aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP Kota Tangsel, Sapta Mulyana mengatakan pembubaran dilakukan personel gabungan karena aktivitas pasar malam tersebut menimbulkan kerumunan yang rentan dengan penyebaran Covid-19.

“Bersama jajaran TNI Polri unsur masyarakat kami pertama melakukan pembubaran kerumunan adanya kegiatan masyarakat, yaitu adanya kegiatan pasar malam. Kemudian selain pembubaran, kami lakukan penutupan,” kata Sapta saat dikonfirmasi, Kamis (29/4/2021).

Sapta menuturkan sanksi pembubaran dan penutupan pasar malam tersebut harus dilakukan mengingat wilayah Pamulang masih masuk dalam kategori zona oranye peta risiko penularan dan penyebaran infeksi covid-19.

Selain itu, ternyata izin operasional pasar malam tersebut juga tidak ada sama sekali. Dengan kata lain aktivitas pasar malam di Jalan Siliwangi, Pamulang, Kota Tangsel tersebut ilegal atau liar.

“Kenapa harus kita lakukan pembubaran dan penutupan, karena kita lihat Kota Tangerang Selatan ini zonanya masih zona oranye, kita harus meraih zona hijau,” jelas Sapta.

“Yang kedua kegiatan ini jelas-jelas tanpa izin. Jadi tidak ada legalitasnya. Tidak ada pengelola yang berani menghadapi aparat untuk menunjukan izin yang dikeluarkan,” pungkasnya.

Puluhan pedagang pun sibuk merapikan barang dagangannya usai tempat berjualannya di Bazar Ramadan Tomang Tol Pamulang ditutup petugas gabungan.

Erfan (50) pedagang baju, sibuk merapihkan barang dagangannya dari lapak yang telah disewa sebelumnya.

“Belum sempat dagang, baru siap-siap menggelar belum sempat dagang sudah disegel seperti ini,” keluhnya kepada Wartakotalive.com saat ditemui di lokasi.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved