Perjuangan Para Pendiri Masjid Agung Al Jihad Tangerang
Hingga sejumlah tokoh dakwah maupun nasional sempat berkunjung ke masjid yang telah berganti model bangunan setiap zamannya.
Seiring berjalannya pembangunan, sejumlah ikon tersebut pun mulai diruntuhkan dan digantikan dengan model arsitektur yang mengikuti perkembangan zaman. Pasalnya, bangunan lama dari masjid tersebut mulai digantikan dengan bentuk fisik dan ornamen dengan model zaman sekarang.
Memiliki kubah dan menara sekira tinggi 5 meter terukur dari atap masjid, dan ornamen yang ada di tempat jamaah melangsungkan ibadah.
Baca juga: PO Bus Terpukul Larangan Mudik 5 Hingga 17 Mei, Penambahan Harga Tiket Kemungkinan Naik Lebih Dini
Baca juga: Joe Taslim Berharap Ada Sekuel Film Mortal Kombat Jika Film Laris Manis
Di dalam lantai 2 tepatnya tempat imam berkhotbah terdapat ornamen ayat alquran, lafaz Allah, lafaz Nabi Muhammad SAW. Ornamen tersebut menggambarkan Kabah kiblat dari umat muslim dalam menjalankan ibadah salat.
“Insinyur dari UI banyak memberi masukan-masukan dari hasil musyawarah dewan pendiri ya diaplikasikan oleh beliau bangunannya. Kalau di lantai atas tepat di mimbar ada hitam sebelah kanan kiri itu seperti Kabah. Banyak orang-orang datang melihat ke tas berkata bagus melihat tulisan Muhamad dan Allah yang seoalh-seolah sesang di Ka’bah, itu beliau apilkasikan dari hasil musyawarah dewan pendiri, dewan pembina,” katanya.
Sejak saat itu, masjid yang berdiri di persimpangan jalan Pasar Ciputat tersebut menjadi titik masyarakat sekitar dalam mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan maupun non keagamaan. Bahkan, tak jarang masjid tersebut menjadi tempat singgah bagi para musafir dikala bulan Ramadan datang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/al-jihad.jpg)