Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Berkah Ramadan 2021, Pemerintah Tanggung Ongkos Kirim Harbolnas

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan, ongkos kirim atau ongkir ajang tersebut ditanggung pemerintah. 

istimewa
Hari Belanja Online Nasional 

WARTAKOTALIVE.COM,  JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah akan menyiapkan Program Hari Belanja Online Nasional di akhir bulan Ramadan (Harbolnas Ramadan). 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ongkos kirim atau ongkir ajang tersebut ditanggung pemerintah. 

“Diutamakan untuk produk dalam negeri, ongkir ditanggung pemerintah dalam bentuk subsidi dan ongkir ini disiapkan pemerintah dengan anggaran sebesar Rp 500 miliar,” kata Airlangga, dikutip Selasa (20/4/2021). 

Baca juga: Poco X3 Pro dan Poco F3 5G Resmi Dirilis, DIbekali Prosessor Snapdragon Seri 8, Dijual Rp3,5 Jutaan

Baca juga: Mata Uang Kripto Dinilai Bisa Anjlok Lebih Dalam Lagi jika Ditolak Banyak Negara

Beberapa waktu sebelumnya setelah dilakukan Sidang Kabinet Paripurna, Airlangga telah mengatakan bahwa Harbolnas Ramadan yang rencananya akan diselenggarakan selama 5 hari atau H-10 sampai H-6 Idul Fitri. 

Acara ini bekerjasama dengan asosiasi, platform digital, pelaku UMKM, produsen lokal, dan para pelaku logistik lokal untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional. 

“Dengan demikian, pemerintah berharap bahwa dalam situasi Bulan Ramadan terjadi peningkatan konsumsi. Karena itu, pemerintah mendorong bahwa tidak mudik, tetapi bisa mengirim barang ke daerah," ujar Airlangga. 

Selain itu, dia menambahkan juga beberapa hal terkait vaksinasi, utamanya untuk para lansia yang memang sudah menjadi prioritas pemerintah untuk dilakukan percepatan. 

Baca juga: Kuartal Pertama 2021, Pembelian Tiket Pesawat dan Booking Hotel di Tiket.com Melesat 300 Persen

Baca juga: Merasa Diupah Tak Layak, Kurir Gelar Aksi Mogok, #ShopeeTindasKurir Trending, Ini Penjelasan Shopee

Selanjutnya, pemerintah menegaskan bahwa pandemi belum berakhir dan menghimbau agar masyarakat tidak gegabah menganggap pandemi telah selesai. 

“Hingga saat ini proses vaksinasi masih dalam schedule yang diharapkan pemerintah,” pungkas Airlangga. 

Yanuar Riezqi Yovanda

Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved