Sosial Media
WhastApp dan Facebook Siap Bersatu, sedangkan Instagram Permudah Pengguna Android Low end
Raksasa media sosial Facebook tengah menyiapkan skema integritas bagi aplikasinya dengan platform percakapan WhatsApp.
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Raksasa media sosial Facebook tengah menyiapkan skema integritas bagi aplikasinya dengan platform percakapan WhatsApp.
Nantinya, WhatsApp dan Facebook akan menyatukan semua layanan pesannya dalam satu aplikasi.
Laporan terbaru menyebut perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini sedang bekerja mengintegrasikan WhatsApp dengan Facebook Messenger.
Kabar pengintehrasian Facebook Messenger dan WhatsApp santer terdengar setelah ahli coding asal Italia Alessandro Paluzzi menemukan fitur tersembunyi baru-baru ini di Facebook Messenger.
Baca juga: 200 Akun Medsos Ditegur Polisi Virtual karena Langgar UU ITE, Twitter Terbanyak, Facebook Nomor Dua
Baca juga: FACEBOOK UAS Followers Jutaan Hilang, Siapa yang Bajak? Ini Penjelasan Tim Media Ustaz Abdul Somad
Paluzzi menemukan aplikasi chat WhatsApp di dalam Facebook Messenger yang masih dalam versi pengembang.
Kedua layanan memang belum sepenuhnya terintegrasi lantaran masih ada beberapa sistem yang perlu dienkripsi.
Akan tetapi, terkuaknya fitur itu oleh Paluzzi memaksa sebuah utas untuk dikenali sebagai percakapan WhatsApp untuk menunjukkan bagaimana rupa ketika fitur tersebut tersedia di masa mendatang.
Menurut laman Indian Express, Selasa (20/4/2021), bocoran informasi ini akan mengisyaratkan WhatsApp dan Messenger akan sepenuhnya opsional, seperti halnya antara Instagram dan Messenger.
Bahkan, Palluzi juga mengatakan bahwa beberapa fitur yang telah diterapkan di Facebook Messenger juga dapat masuk ke WhatsApp.
Fitur lain yang saat ini masih diuji melalui program beta TestFlight adalah mention badge yang didesain ulang dalam obrolan grup pada WhatsApp.
Baca juga: Ucapan Selamat Paskah 2021 untuk Kekasih, Keluarga, Teman dan Bos Anda Lewat WhatsApp, Telegram
Baca juga: Trending WhatsApp, Instagram dan Facebook Down Secara Bersama Sabtu Dini Hari, Ini Penjelasannya
Saat ini, WhatsApp hanya menampilkan jumlah obrolan yang belum dibaca dan menunjukkan bahwa Anda di-mention saat membuka obrolan.
Sebagai informasi, pada 2019 lalu, Facebook mengumumkan rencananya untuk mengintegrasikan WhatsApp, Instagram, dan Messenger.
"Kami menghubungkan pengalaman Messenger dan Instagram untuk menghadirkan beberapa fitur Messenger terbaik ke Instagram, sehingga Anda memiliki akses ke pengalaman perpesanan terbaik, apa pun aplikasi yang Anda gunakan," kata Facebook kala itu.
Kala itu, Facebook mengatakan bahwa integrasi ini tidak menyatukan layanannya. Integrasi itu hanya bertujuan agar pengguna dapat menghubungi satu sama lain, meskipun salah satu dari mereka tidak memiliki platform lainnya.
Hingga pada akhirnya layanan ini mulai diwujudkan tahun lalu ketika Facebook Messenger terintegrasi dengan Instagram Direct Message.
Sementara itu, aplikasi media sosial Instagram dan Facebook secara bersamaan meluncurkan versi mode ringan yang diperuntukkan bagi pengguna ponsel Android.
Baca juga: Hati-hati, Data 533 Juta Pengguna Facebook Dilaporkan Bocor, Termasuk Informasi Mark Zuckerberg
Baca juga: Postingan Dihapus Facebook dan 14 Medsos Memblokirnya, Donald Trump Sebut AS Semakin Mirip Komunis
Bertepatan dengan momen ramadan ini, Indonesia patut berbangga karena menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar peluncuran Instagram Lite.
Aplikasi terpopuler di dunia itu memang sangat mengerti kebutuhan penggunanya yang menginginkan akses cepat dengan mode yang ringan.
Instagram berharap dengan diluncurkannya versi ringan ini dapat banyak membantu penggunanya yang berada di negara atau lokasi dengan koneksi internet yang terbatas, atau konsumen dengan smartphone berbasis Android dan berspesifikasi low end.
Aplikasi ini memang sangat ringan untuk penyimpanan internal.
Total hanya butuh 2 MB kapasitas penyimpanan di ponsel ketimbang versi aslinya yang membutuhkan ruang sebesar 34 MB.
Peluncuran Instagram yang juga merupakan anak perusahaan Facebook ini mengambil momen bulan Ramadan 2021 dan tema Bulan Kebaikan yang diangkat Facebook dan keluarga aplikasinya.
Baca juga: Unik, Aplikasinya Sering Error dan Diprotes Netizen, Instagram Minta Maaf di Twitter
Baca juga: Akun Instagram All England Hilang, Netizen Protes ke Akun Twitter All England, Akankah Dihapus Juga?
"Dengan kehadiran Instagram Lite dan kampanye #MonthofGood, kami ingin Instagram menjadi tempat bagi para pengguna menjadi pribadi yang lebih kreatif dan ekspresif untuk terus berbagi kebaikan dengan orang-orang tercinta yang terhubung secara virtual," kata pimpinan Facebook untuk Indonesia, Peter Lydian.
Sementara untuk Facebook, jejaring media sosial rintisan Mark Zuckerberg telah resmi merilis Instagram Lite untuk Android pada awal Maret lalu.
Dalam peluncurannya, Facebook sengaja menyasar pasar negara berkembang dan ada 170 negara yang disasar.
Facebook membuang ornamen animasi serta fitur-fitur yang banyak 'makan' data.
Pengembang Instagram juga tak memasukkan transisi kubik, filter AR, namun masih menyisakan GIF dan stiker-stiker yang bisa digunakan untuk Story.
Baca juga: Petugas Virtual Police Tegur 21 Akun Sosial Media yang Berpotensi Melanggar UU ITE
Baca juga: Fahri Hamzah: Tahun 2021 Kita Perlu Jaga Jarak dari Keributan di Sosial Media, Andalkan Diri Sendiri
Instagram Lite memiliki beragam fitur lainnya yang versi dasar. Pada versi ini terdapat fitur dasar seputar pengeditan foto, berbagi, serta melihat foto dan video.
Termasuk kemampuan menambahkan stiker, membuat dan melihat Cerita, IGTV, serta algoritma penemuan dan rekomendasi Jelajahi yang merekomendasikan postingan sesuai minat pengguna Instagram.
Meski terbilang baru, Instagram Lite telah diunduh lebih dari 10 juta pengguna Android di seluruh dunia. (Fandi Permana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ilustrasi-facebook_001.jpg)