Pemprov DKI Siapkan Solusi Penampungan Sementara Bagi Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mencarikan solusi lokasi penampungan sementara bagi pedagang Pasar Kebon Melati yang terdampak kebakaran.
Penulis: Joko Supriyanto |
WARTAKOTALIVE.COM,GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mencarikan solusi terkait lokasi penampungan sementara pedagang pasar yang terdampak kebakaran beberapa waktu lalu.
Ada dua pasar yang terdampak kebakaran di DKI Jakarta yaitu Pasar Kebon Melati, Jakarta Pusat dan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Nanti Pemprov DKI dengan Pasar Jaya yang terkait kita akan menyiapkan tempat penampungan sementara bagi pasar-pasar," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Rabu (14/4/2021).
Baca juga: Hanguskan Ratusan Kios, Begini Detik-detik Kronologi Kebakaran di Pasar Impres Pasar Minggu
Kendati demikian, Riza belum engan menjelaskan dimana lokasi penampungan yang diberikan kepada Pasar Jaya untuk para pedagang yang terdampak kebakaran beberapa waktu lalu.
Hanya saja saat ini, pihaknya mengaku tengah mencarikan solusinya agar aktivitas ekonomi terkait pasar tetap berfungsi dan tetap berjalan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Ini menjadi tugas kami pemprov dengan jajaran bumd terutama Pasar Jaya untuk mencarikan solusi agar masyarakat tidak ada masalah untuk beli belanja dan termasuk yang berdagang," katanya.
Baca juga: Update Kebakaran Gedung Blok C Pasar Minggu, 50 Pedagang Asal Aceh Turut Jadi Korban
Tak hanya itu, Menurut Ariza jika pasar memiliki tingkat kerawanan kebakaran salah satunya properti. Sebab mayoritas propertinya sudah lama. Selain itu juga masalah instalasi listrik.
"Pasar itu kan jaraknya berdekatan, antara satu kios dengan kios. Ketiga, pasar itu kan umumnya barang-barangnya, isinya mudah terbakar," kata Riza Patria di Balai Kota.
Tak hanya itu, dikatakan Ariza bahwa di Pasar tidak ada aturan larang merokok, padahal dengan kondisi itu bisa menjadi penyebab kebakaran, sebab properti di dalam pasar mayoritas rentan terbakar.
Baca juga: Blok C Pasar Inpres Pasar Minggu Masih Diberi Garis Polisi, Ratusan Pedagang Dilarang Berjualan
"Pedagangnya juga banyak yang merokok. Jadi banyak faktorlah yang menimbulkan pasar itu termasuk wilayah properti yang rentan terbakar," katanya.
Tak hanya pasar ia juga menyoroti terkait hunian padat penduduk yang sangat rentan kebakaran mulai dari kompor gas, instalasi listrik hingga colokan listrik yang menumpuk. Untuk itu perlu sosialisasi bersama atas kondisi ini.
"Jadi rumah-rumah yang padat, itu berpotensi. Itu kita lakukan pencegahan, mulai dari ada sosialisasinya, tentang bahkan kita sudah stiker di situ, di daerah-daerah RW RT yang rawan, itu kita lakukan berbagai upaya pencegahan," ucapnya.