Breaking News:

Kebakaran

Update Kebakaran Gedung Blok C Pasar Minggu, 50 Pedagang Asal Aceh Turut Jadi Korban

50 Pedagang Asal Aceh Jadi Korban Kebakaran di Gedung Blok C Pasar Minggu, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

Warta Kota
Saiful Bahri (baju biru tua) selaku Ketua Taman iskandar Muda Pasar Minggu, yang merupakan paguyuban masyarakat asal Aceh di Pasar Minggu. Kondisi Gedung Blok C Pasar Inpres Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dilalap api Senin (12/4/2021) malam. 
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Sedikitnya ada sekitar 50 pedagang asal Aceh yang menjadi korban dengan kerugian materil saat kebakaran menghanguskan Gedung Blok C Pasar Inpres, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/4/2021) malam.
Hal itu diungkapkan Saiful Bahri selaku Ketua Taman iskandar Muda Pasar Minggu, yang merupakan paguyuban masyarakat asal Aceh di Pasar Minggu kepada Warta Kota, di lokasi kebakaran pada Selasa (13/4/2021).
"Kami ke lokasi kebakaran tadi malam ini, karena ada sekitar 50 pedagang asal Aceh yang terdampak jadi korban, di mana kiosnya terbakar. Walau tidak ada korban jiwa, tapi ada kerugian harta benda yang cukup besar karena tidak ada barang yang bisa diselamatkan di kios," kata Saiful.
Ia mengatakan kedatangannya ke lokasi kebakaran untuk melihat langsung dan melengkapi data kerugian para pedagang asal Aceh.
"Dari 50 pedagang asal aceh, kerugian mereka masing-masing mulai dari belasan juta sampai ratusan juta," katanya.
Pedagang asal Aceh yang menempati kios atau los di Blok C Pasar Minggu, kata Saiful, berjualan mulai dari bumbu masak, sayur mayur, warung nasi, kue, dan ada juga usaha pembuatan bahan baku mie Aceh yang didistribusikan ke para pedagang Mie Aceh di Jakarta dan sekitarnya.
"Dengan kerugian mereka yang cukup besar ini, kami akan berkordinasi dengan pihak berwenang dan terkait untuk mencari solusi dan bantuan," katanya.
Salah satunya kata Saiful pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kantor Penghubung Pemerintah Aceh yang ada di Jakarta.
"Kami akan diskusikan untuk membantu para pedagang yang terdampak karena kebakaran ini," katanya.
Seperti diketahui Gedung Blok C Pasar Inpres, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dilalap api Senin (12/4/2021) malam. Api berkobar mulai sekitar pukul 18.30 dan baru dapat dijinakkan Selasa (13/4/2021) sekira pukul 01.00.
Sebanyak 31 unit mobil pemadam dikerahkan menjinakkan api.
Ada sekitar 392 kios di Gedung Blok C Pasar Minggu yang terbakar.
Sebanyak 268 kios berada di lantai basement dan 124 kios di lantai dasar Gedung Blok C Pasar Minggu. Kerugian ditaksir mencapai Rp 2 Miliar.
Pantauan Warta Kota, Selasa (13/4/2021) sore, meski hanya basement dan lantai dasar yang terbakar, namun seluruh bangunan gedung 4 lantai itu, tampak menghitam dan bekas terbakar.
Di sekeliling bangunan tampak dipasang garis polisi warna kuning. Kondisi lapak pedagang di bagian basement dan lantai dasar tampak dipenuhi tumpukan kayu serta bahan material lain yang menghitam dan hangus dilalap api.
Terutama di bagian basement, masih tercium bau arang yang terbakar. Jika kita mendekat sedikit saja, sepihan abu bekas material yang terbakar tampak melayang mendekati kita.
Kondisi Gedung Blok C tampak mati dan jauh berbeda dengan gedung blok lainnya yang masih ada pedagang.
Sejumlah warga yang melintas di atea pasar, pasti akan melihat ke arah gedung yang terbakar.
Santo, pedagang bahan makanan tak jauh dari Gedung Blok C, mengatakan saat gedung terbakar hampir semua pedagang di Blok C sudah pulang.
"Rata-rata di sana jualan buah, sayur, daging dan ada jufa sembako," kata Santo.
Menurutnya dari informasi yang didapatnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
"Semua pedagang di Blok C yang lapaknya kebakar, rata-rata udah pasrah semua mas. Tadi pagi beberapa ada yang sempat ke sini melihat. Tapi pasrah karena gak ada lagi barang dagangan yang bisa di selamatkan," katanya.
Ia memastikan hampir semua pedagang di Blok C meninggalkan semua baranh dagangan mereka saat terbakar.
"Kalau kondisinya begini ya pasti, habis semua, gak bakalan ada yang bisa diselamatin," katanya.
Sebelumnya Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan Herbert Plider Lumba Gaol mengatakan, kebakaran di Pasar Inpres Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Senin (12/4/2021) malam tergolong kebakaran besar.
Hal itu dilihat dari jumlah mobil pompa dan personel yang dikerahkan untuk memadamkan api. “Dengan pengerahan 31 unit mobil pompa itu bisa dikatakan kebakaran besar,” kata Herbert.
Ia mengatakan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan mengerahkan 31 unit mobil pompa dan 129 personel untuk memadamkan api.
Api diketahui berasal dari lantai basement Gedung Blok C Pasar Minggu.
“Terbakar di lantai basement dan lantai dasar selebihnya asap di atas,” kata Herbert kepada wartawan pada Senin (12/4/2021) malam.
Ada sekitar 392 kios di Gedung Blok C Pasar Minggu yang terbakar.
Sebanyak 268 kios berada di lantai basement dan 124 kios di lantai dasar Gedung Blok C Pasar Minggu.
“Kita kerahkan sekuat tenaga supaya tidak melebar dan tak ada perambatan api,” tambah Herbert.
Kebakaran sendiri dilaporkan kepada Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan pada Senin (12/4/2021) pukul 18.29 WIB.
Awalnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan mengerahkan sembilan unit.
Namun, unit mobil pompa terus ditambah melihat kondisi api yang membesar dan sulit dijinakkan. (bum)
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved