Breaking News:

Warta Otomotif

Larangan Mudik Bikin Pedagang Mobil Bekas Pusing, Penjualan Makin Lesu

Tak hanya pelaku bisnis transportasi, para pedagang mobil bekas (Mobkas) juga mengeluhkan aturan pelarangan mudik tersebut.

Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi: Suasana bursa mobil bekas di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pelarangan mudik dari Pemerintah yang akan berlaku mulai 6-17 Mei membuat para pelaku bisnis transportasi kecewa.

Momentum lebaran yang biasanya digunakan para pelancong untuk kembali ke halaman dengan moda transportasi umum harus ditiadakan. Hal ini berpengaruh pada pemasukan para pengusaha di bidang transportasi.

Tak hanya pelaku bisnis transportasi, para pedagang mobil bekas (Mobkas) juga mengeluhkan aturan pelarangan mudik tersebut.

Baca juga: Siasati Larangan Mudik, ALS Genjot Pengiriman Barang ke Sejumlah Daerah di Sumatera

Baca juga: Dyandra Promosindo Gandeng ASENSI Selenggarakan Turnamen Mobile Legend Khusus Perempuan

"Larangan mudik dampaknya membuat penjualan mobil bekas menjadi lesu. Apalagi masih di situasi pandemi Covid-19 yang sudah masuk ke tahun kedua. Rasanya ekonomi tak berjalan secara merata bagi kami," ungkap Pemilik Dealer DBM Auto Gallery Idris Alamsyah, kepada Tribunnews, Rabu (14/4/2021).

Business Development Head PT Suzuki Indomobil Sales, Hendro Kaligis melihat pelarangan ini akan berdampak pada bisnis mobil bekas (Mobkas).

Baca juga: Dampak Positif Kebijakan Insentif PPnBM, Penjualan Daihatsu Tembus 30.000 Unit di Kuartal 1 2021

Baca juga: Relaksasi PPnBM, Pesanan Fortuner Naik 81 Persen, Innova 99 Persen, Honda Melejit hingga 365 Persen

"Kalau kaku sekali aturannya mungkin akan pengaruh pada penjualan mobil bekas," tutur Hendro saat dihubungi Tribunnews, Jumat (26/3/2021).

Saat ini, layanan jual beli mobil bekas Suzuki yakni Auto Value sedang mempelajari lebih lanjut aturan tentang pelarangan mudik ini.

"Jujur kami masih pelajari ya, aturan-aturan detailnya kan belum ada. Misal, mudik sama gak dengan pulang kampung," jelas Hendro. (Lita Febriani)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved