Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Siasati Larangan Mudik, ALS Genjot Pengiriman Barang ke Sejumlah Daerah di Sumatera

Selain menambah okupansi penumpang, ALS juga terus menggenjot pengiriman barang ke sejumlah daerah di Sumamtera.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
(Instagram/pt.antarlintassumatera)
Bus AKAP baru PO ALS (Instagram/pt.antarlintassumatera) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Perusahaan otobus spesialis rute Pulau Sumatera Antar Lintas Sumatera atau ALS menanggapi pelarangan mudik oleh pemerintah yang berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

Salah satu cabang pool ALS di Cikokol, Kota Tangerang, mengungkapkan bila pembatasan moda transportasi idul fitri ini sangat berdampak pada operasional perusahaan.

Terlebih pada sektor pemasukan ALS yang menurun sejak pandemi Covid-19 setahun belakangan.

Baca juga: IHSG Diperkirakan Berbalik Arah Menguat, Cermati Saham-saham Ini

Baca juga: Sri Mulyani: Ekonomi Syariah Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

Untuk itu ALS tak punya pilihan lain selain mengikuti aturan tersebut. Sebelum aturan larangan mudik berlaku, ALS akan mengoptimalkan penjualan tiket hingga 4 Mei mendatang.

"Kita tanggal 2 Mei sudah stop penjualan tiket. Jadi yang terakhir berangkat antara tanggal 3 atau 4 mei. Estimasinya semua armada bisa angkut penumpang sebanyak-banyaknya," kata  Syamsul, petugas Pool ALS Cikokol saat dihubungi, Rabu (14/4/2021).

Syamsul mengungkapkan operasional aramada bus ALS saat ini masih berjalan normal.

Baca juga: Tetap Nekat Mudik, Polda Metro: Akan Disuruh Putar Balik, GMPK Dukung Penambahan Titik Penyekatan

Baca juga: Isu Reshuffle, Hidayat Nur Wahid Ingatkan Jokowi Jangan Tunjuk Menteri yang Berpotensi Bikin Gaduh

Selain menambah okupansi penumpang, ALS juga terus menggenjot pengiriman barang ke sejumlah daerah di Sumamtera.

"Sebagai alternatif, paling kita genjot pengiriman barang seperti sepeda motor dan sembako. Karena kalau berharap dari penumpang agak sulit mengingat kondisi keuangan konsumen belum normal," tambah Syamsul.

Sementara itu, operasional ALS saat ini mengalami peningkatan meski ada penyesuaian tarif. Adapun untuk ongkos ke sejumlah daerah di Lampung dan Sumsel berkisar antara Rp 200 ribu - Rp 300 ribu.

Sementara untuk tujuan Sumsel, Jambi, Riau, Sumbar dan Sumut berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

Baca juga: Selain Siapkan Penyekatan di Perbatasan, Dishub Kota Bekasi Akan Cek Ini ke Pengendara yang Mudik

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved