Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Wagub Ariza Beberkan Pertimbangan Pemprov DKI Berikan Kelonggaran Warga Jakarta Ibadah Puasa Ramadan

Kelonggaran selama bulan ramadan yang diberikan oleh Pemprov DKI saat pandemi, salah satunya terkait turunnya kasus positif Covid-19.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Selasa (13/4/2021) mengatakan, kelonggaran selama bulan ramadan yang diberikan oleh Pemprov DKI saat pandemi, salah satunya terkait turunnya kasus positif Covid-19. Foto ilustrasi: Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menganjurkan agar warga berbuka puasa di rumah saja kendati buka puasa bersama di masa pandemi Covid-19 tidak dilarang. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kelonggaran selama bulan ramadan yang diberikan oleh Pemprov DKI saat pandemi, salah satunya terkait turunnya kasus positif Covid-19.

"Ya salah satu pertimbangannya memang positifnya terus menurun," kata Ariza di Balai Kota, Selasa (13/4/2021)

Di lain sisi, saat ramadan banyak masyarakat yang melakukan aktifitas makan malam pada malam hari serta dini hari saat menjelang sahur. Sehingga Pemprov DKI memperpanjang waktu buka usaha restoran.

Video: Sosialisasi Larangan Mudik pada 6-17 Mei 2021 di Terminal Tanjungpriok

"Rumah makan sampai jam sebelas malam, kan jelas orang ramadan kan makannya malem. Kita kan memberi kesempatan orang makan sebanyak mungkin waktunya," katanya.

Berdasarkan data, dikatakan Ariza jumlah tempat tidur di Rumah Sakit saat ini 41 persen.

ICU-nya 48 pesen. Sehingga mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dulu sampai 80 persen, dan nyaris ketersediaan tempat tidur habis.

Baca juga: PEMERINTAH Longgarkan Aktivitas saat Ramadan, Istiqlal Tiadakan Buka-Sahur Bersama, Ini Alasannya

Baca juga: Sepanjang Bulan Ramadan, Penumpang Kini Boleh Makan dan Minum di Atas KRL

"Jadi, sudah turun luar biasa yah, ini berkat kerja sama semua pihak, dukungan masyarakat tentunya," katanya.

Sebelumnya, Meski ada beberapa kelonggaran yang diberikan, Gubernur Anies Baswedan menyebut patut di syukuri, hanya saja pandemi belum usai. Bahkan beberapa negara lain saat ini sedang mengalami lonjakan kasus.

Untuk itu ia mengingatkan jika di bulan puasa ini, godaan untuk kumpul-kumpul, baik untuk beribadah maupun silaturahmi akan sangat besar.

Namun menahan nafsu, menahan godaan, bukankah itu inti dari ibadah di bulan suci Ramadan ini?

Baca juga: Bulan Ramadan, Pelatih Kiper Persita Tangerang Rencanakan Jualan Es Pisang Ijo

"Penting sekali untuk kita tahan godaan, jaga amanah, dan tidak menyia-nyiakan kelonggaran yang telah dibolehkan. Risiko tertular dan menularkan itu masih ada, termasuk teman-teman yang sudah divaksin," kata Anies.

Anies mengingatkan kepada masyarakat DKI untuk menghindari mengadakan buka bersama, kumpul-kumpul keluarga begitu banyak, tanpa ada menjaga jarak, apalagi sampai membuka masker.

"Tahun ini prioritaskan keselamatan, keselamatan dan keselamatan. Hari ini kemenangan itu sudah di depan mata, kita sudah menuju kondisi yang lebih baik. Mari kita tahan diri. Mari kita tetap disiplin," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved