Breaking News:

Tugu Pamulang

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Sebut Pandemi Virus Corona Membuat Desain Tugu Pamulang Aneh

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemprov Banten, M Tranggono angkat bicara terkait kritik desain Tugu Pamulang.

Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemprov Banten, M Tranggono akhirnya merespons kritik warga akan desain Tugu Pamulang. Menurutnya, pandemi virus corona yang membuat pembangunan tugu tersebut tak tuntas, dan tampak aneh. 

"Bukan hanya Tugu Pamulang yang terkena refocussing, tapi juga banyak kegiatan lainnya yang mengalami hal yang sama," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menanggapi cibiran yang belakangan viral di jagad maya akan bentuk dari Tugu Pamulang tersebut. 

Menurutnya, tugu tersebut bakal dibangun menjadi sebuah menara yang melambangkan Masjid Banten Lama. 

"Tugu Pamulang itu yang pertama ia merupakan aset Provinsi Banten karena ada dan berdiri di Jalan Siliwangi yang merupakan milik Provinsi Banten. Awalnya dulu informasi yang saya terima beberapa tahun lalu periode kedua awal, akan mencerminkan menara Masjid Banten Lama," kata Ben.

Seiring pembangunan tugu tersebut, menurut Ben Pemprov Banten tak mendiskusikan desain pembangunan dengan pihaknya. 

Hingga bentuk tugu yang aneh dan banyak dicibir masyarakat Kota Tangsel itu pun telah berdiri tegak tepat di Bundaran Pamulang tersebut. 

"Kita memang enggak diajak lagi konfirmasi ditanya sama pelaksananya, tahu-tahu sudah begitu," ucapnya.

Melihat bentuk tugu yang hanya berbentuk tumpukan besi berwarna dengan kubah penutup di atasnya, dirinya mengaku kerap mendapat pertanyaan dari masyarakat Kota Tangsel. 

Baca juga: Pro Kontra Tugu Pamulang, Warga Usul Lebih Bagus Dibuat Air Mancur

Pertanyaan tersebut, kata Ben, berupa makna dari desain tugu yang berbeda dengan konsep awal pembangunan yakni Menara Masjid Banten Lama. 

"Saya enggak bisa membaca tugu itu apa, itu dikeluhkan oleh masyarakat, pelaku seni di Tangerang Selatan. Saya juga mendapat pertanyaan dari teman-teman arsitek perguruan tinggi, ya saya jelaskan apa adanya, saya juga enggak ngerti apa itu maknanya, sayang sekali," jelasnya. 

Halaman
123
Penulis: Rizki Amana
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved