Vaksinasi Covid19

MUI Terbitkan Fatwa, Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi Tetap Berjalan Sepanjang Ramadan

MUI Terbitkan Fatwa, Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi Tetap Berjalan Sepanjang Ramadan

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Seorang guru tengah menjalani vaksinasi covid-19 di Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (16/3/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menyatakan program vaksinasi Covid-19 akan tetap berjalan sepanjang bulan suci Ramadan.

Hal itu berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia yang membolehkan kegiatan vaksinasi saat puasa.

“Tetap berlangsung, jadi dari MUI nya tidak memberikan pembatasannya, jadi tetap jalan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi Dezy Syukrawati, pada Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Masjid Raya KH Hasyim Asyari Kembali Gelar Salat Tarawih Selama Bulan Ramadan

Dezy mengatakan, program vaksinasi di bulan puasa berjalan sesuai fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sedangkan untuk teknisnya sendiri tetap sama seperti pedoman vaksinasi yang sudah berjalan.

“Sama aja, terus untuk orang yang mau di vaksin, mereka sebelum di vaksin juga harus di skrining terlebih dahulu, apakah lolos atau tidaknya dia untuk melakukan suntik vaksin itu,” beber dia..

Adapun untuk program vaksinasi di Kota Bekasi hingga saat ini sudah memasuki tahap dua dengan sasaran sebanyak 296.786 jiwa.

Jumlah tersebut terdiri dari, pekerja layanan publik, pegawai di bidang kesehatan termasuk sisa tenaga kesehatan (nakes) yang belum mendapat jatah di tahap satu dan kalangan lansia (lanjut usia).

Sedangkan untuk di tahap satu, sebanyak 14.060 jiwa yang terdiri dari tenaga kesehatan yang bekerja atau berdomisili di Kota Bekasi sudah diberikan vaksin.

"Untuk tahap satu sudah rampung seluruhnya," tutur dia.

Baca juga: Bukit Algoritma Trending Topik, Megaproyek Bernilai Rp18 Triliun yang Dihandle Budiman Sudjatmiko

Ia menambahkan untuk vakasinasi tahap kedua bagi pelayan publik masih berjalan dan baru mencapai 81 persen hingga tanggal 31 Maret 2021 lalu.

Ditargetkan vaksinasi tahap kedua selesai paling lambat pada bulan Juni 2021.

"Ditargetkan Juni selesai, kami terus upayakan ketersediaan vaksin terpenuhi dengan terus komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat," paparnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved