Breaking News:

Bulan Suci Ramadan

Kemenag Perbolehkan Acara Buka Puasa Bersama, Ini Dua Syarat yang Harus Dipenuhi

Tahun 2021 ini Kemenag memperbolehkan kegiatan buka puasa bersama asal kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kemenag memperbolehkan kegiatan buka puasa bersama di bulan suci Ramadan 2021 asal kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan. Foto dok: Warga berjajar duduk menunggu paket buka puasa yang disediakan panitia Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (3/6/2018). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menerbitkan surat edaran terkait panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H/2021 masehi.

Salah satunya, memperbolehkan kegiatan buka puasa bersama asal kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan.

"Dalam hal kegiatan buka puasa bersama tetap dilaksanakan, harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan," tulis surat edaran yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Senin (5/4/2021).

Video: Jelang Ramadan, Petugas Sidak Kamar Warbin Lapas Salemba Jakarta

Surat edaran nomor 03 tahun 2021 berisi sejumlah panduan-panduan ibadah maupun aktivitas di bulan Ramadan.

Adapun isinya berbeda dengan surat edaran tahun sebelumnya.

Salah satu contohnya, pada pelaksanaan ibadah/aktivitas Ramadhan tahun lalu, pemerintah melarang adanya kegiatan buka bersama.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Jabodetabek Hari ke-1 Puasa Ramadan 2021, Dilengkapi dengan Jadwal Salat Lima Waktu

Baca juga: Berikut Jadwal Imsak Lengkap dengan Jadwal Salat untuk Wilayah DKI Jakarta Selama Puasa Ramadan 2021

Namun kali ini Kemenag memberi keringanan dengan mengizinkannya namun tetap wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Begitu pula dengan Shalat Tarawih dan Idul Fitri. Pemerintah kini lebih melonggarkan dengan ketentuan tingkat keterisian masjid/mushala/lapangan hanya 50 persennya saja.

"Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, kecuali jika perkembangan Covid-19 mengalami peningkatan berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk seluruh wilayah negeri atau pemerintah daerah di daerahnya masing-masing," katanya.

Baca juga: Kemenag: Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 2021 Tak Berlaku di Zona Oranye dan Zona Merah

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved