Kamis, 7 Mei 2026

Pembatasan Jamaah

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Sementara Kegiatan Iftar di Mesjid Istiqlal Ditiadakan

Mesjid Istiqlal akan mengadakan sholat Tarawih dengan pembatasan 2000 jamaah dan meniadakan acara buka puasa bersama sementara

Tayang:
Dok.Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Mesjid Istiqlal pada bulan Ramadhan tahun ini tidak mengadakan acara buka puasa bersama (Iftar) karena masih berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di DKI Jakarta akibat pandemi COVID-19 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masjid Istiqlal pada Ramadhan tahun ini tidak melayani kegiatan buka puasa (iftar) bersama, mengingat masih diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di DKI Jakarta akibat pandemi Covid-19.

Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar kepada pers, di Jakarta, Jumat (9/4/2021),  mengatakan kegiatan buka puasa bersama yang biasanya dinanti oleh masyarakat tersebut ditiadakan tahun ini.

Pada tahun lalu, Masjid Negara tersebut juga harus ditutup selain karena pandemi, juga tengah dilakukan renovasi besar-besaran.

"Kita tidak melakukan acara buka puasa. Jadi, hanya dipakai Shalat Tarawih, shalat 5 waktu, tidak ada buka puasa, tidak ada shalat lain dan tidak ada sahur," kata Nasaruddin.

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (nasaruddinumar.org)

Nasaruddin menjelaskan bahwa Istiqlal mulai dibuka untuk Shalat Jumat pada Jumat (9/4/2021) ini dengan kapasitas terbatas, yakni 2.000 jamaah.

Jumlah ini tentu sangat sedikit jika dibandingkan total kapasitas masjid yang mencapai 250 ribu orang.

Sejumlah simulasi pun telah dilakukan, yakni menetapkan jarak antarjamaah 1,5 meter, menyediakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dan sabun di area umum.

Untuk kegiatan ibadah, Istiqlal hanya membuka untuk shalat lima waktu dan Shalat Tarawih serta dilakukan hanya di lantai utama.

Baca juga: Penentuan Waktu Sahur Pertama di Bulan Ramadhan 1442 H, Menurut PP Muhammadiyah dan Pemerintah

Baca juga: Masjid Istiqlal Dibuka untuk Salat Tarawih Selama Ramadhan 2021, Namun Dibatasi Jamaahnya

Setelah Shalat Tarawih dan Witir, masjid akan ditutup pada pukul 20.00 WIB untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.

"Yang ada hanya Shalat Magrib, Isya, Tarawih, Witir, kemudian sesudah itu jam delapan malam kita kosongkan kembali masjid ini untuk langsung kita sterilkan lagi. Jadi, setiap malam kita lakukan penyemprotan di Istiqlal ini," kata dia.

Istiqlal juga hanya membuka pintu di sektor utara dan selatan, sedangkan di pintu timur atau yang berseberangan dengan Katedral, masih ditutup karena pembangunan Terowongan Silaturahmi yang masih dalam pengerjaan.

Masjid Istiqlal Hanya Tampung 2000 Jamaah

Sebelumnya pengurus Masjid Istiqlal yang berlokasi di Sawah Besar, Jakarta Pusat, hanya akan menampung sekitar 2.000 jamaah pada pelaksanaan ibadah Shalat Tarawih tahun ini atau Ramadhan 1442 Hijriah.

Juru Bicara Masjid Istiqlal Jakarta Nur Khayin di Jakarta, mengatakan pelaksanaan shalat itu di Masjid Negara untuk masyarakat umum itu sudah dibuka, menyusul dengan izin yang diberikan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy terkait ibadah Tarawih dan Idul Fitri di luar rumah.

"Istiqlal itu mungkin tidak sama dengan masjid yang diumumkan pemerintah ya, karena pengumuman pemerintah itu berlaku umum seperti di masjid komplek," kata Nur Khayin.

Mesjid Istiqlal hanya akan menampung 2000 jamaah untuk sholat Tarawih dan kegiatan lainnya selama bulan Ramadhan ini
Mesjid Istiqlal hanya akan menampung 2000 jamaah untuk sholat Tarawih dan kegiatan lainnya selama bulan Ramadhan ini (Dok.Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved