Breaking News:

Pekerja PO di Terminal Tipe A Pondok Cabe Minta Pemerintah Indonesia Kaji Ulang Larangan Mudik

Pekerja perusahaan otobus meminta pemerintah mengkaji ulang larangan mudik yang dianggap menyusahkan perusahaan bus.

Wartakotalive.com/Rizki Amana
FX Sadino (71) selaku pekerja penjual tiket PO Gunung Mulya saat ditemui di Terminal Tipe A Pondok Cabe, Pondik Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangsel 

WARTAKOTALIVE.COM, PAMULANG - Larangan mudik yang menjadi kebijakan Pemerintah Indonesia pada ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini turut ditanggapi pekerja Perusahaan Otobus (PO) di Terminal Tipe A Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

FX Sadino (71) selaku pekerja PO Gunung Mulya kebijakan tersebut berimbas terhadap penurunan omzet sejumlah bus perjalanan antar kota antar provinsi (AKAP). 

Ditambah larangan mudik telah dirasakan pihaknya sejak dua kali musim mudik ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. 

Baca juga: Kepala Dishub Kota Tangerang Sebut Bakal Sweping Terminal Bayangan Terkait Larangan Mudik

"Ya kalau dilihat dari jumlah penumpang jauh paling sekitar 15 persen. Dibanding sebelum pandemi covid-19. Turunnya sekitar 85 persen," katanua saat ditemui di Terminal Tipe A Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangsel, Rabu (7/4/2021).

Sadino menuturkan kebijakan yang diterapkan Pemerintah Indonesia dalam upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan infeksi covid-19.

Ia berharap Pemerintah Indonesia semestinya lebih dapat melakukan perketatan protokol kesehatan dibanding mengeluarkan kebijakan larangan mudik. 

Baca juga: Soal Larangan Mudik, Pemprov DKI Jakarta Masih Menunggu Arahan Pemerintah Pusat

Menurutnya langkah itu dapat terlaksana dengan penerapan yang sempurna hingga perjalanan bus lebih terjaga dari penyebaran dan penularan infeksi covid-19.

"Ya sebenarnya kalau menurut secara pribadi ya tidak harus dilarang tapi protokol kesehatan yang harus ditertibkan, kalau menurut saya pribadi itulah," harapnya.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved