Breaking News:

Bencana Alam

Dampak Siklon Seroja, Dua Pelabuhan di NTT Mengalami Kerusakan Parah

Dampak Siklon Seroja, Dua Pelabuhan di NTT Mengalami Kerusakan Parah. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Pos Kupang
Kondisi Kota Kupang usah dihantam badai seroja. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Purnomo menyebutkan, cuaca ekstrim akibat siklon Seroja mengakibatkan rusaknya infrastruktur dan fasilitas umum penunjang transportasi laut.

Menurutnya, cuaca ekstrim akibat siklon Seroja ini memicu bencana alam di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan membuat sarana serta prasarana pelabuhan mengalami kerusakan.

"Sejumlah sarana dan prasarana pelabuhan serta kantor unit pelaksanaan teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub yang berada di NTT mengalami kerusakan," kata Agus dalam keterangannya, Rabu (7/4/2021).

Agus juga menjelaskan, meski terdampak bencana alam akibat siklon Seroja ini, sejumlah pelabuhan yang terpantau dalam kondisi baik-baik saja dan tidak mengalami kerusakan parah.

Baca juga: Kondisi Pasar Kurang Layak, DPRD Kabupaten Bekasi Berencana Bentuk Peraturan Daerah Penataan Pasar

"Pelabuhan di wilayah NTT seperti Pelabuhan Maumere dan Lewoleba, Pelabuhan Waingapu serta Pelabuhan Tenau Kupang dalam kondisi relatif baik meski gedung kantornya ada yang mengalami kerusakan," kata Agus.

Tetapi, untuk Pelabuhan Baa dan Pelabuhan Biu terdampak bencana dan mengalami kerusakan yang cukup parah. Agus mengungkapkan, kerusakan yang terjadi diantaranya berupa bangunan yang retak dan roboh sebagian.

"Kemudian kerusakan lainnya di sekitar pelabuhan terutama akibat gelombang pasang yang terus menerjang hingga saat ini. Pelabuhan Biu terkena dampak bencana yang paling parah.

Menurutnya, kerusakan yang terjadi semakin melebar akibat gelombang pasang yang terus menerjang selama beberapa hari hingga mengakibatkan jebolnya dermaga.

Agus juga menjelaskan, menurut laporan yang diterima oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut ada kemungkinan masih akan terjadi kerusakan lainnya pada lantai dermaga Pelabuhan Biu mengingat saat ini Wilayah NTT sedang terjadi badai La Lina yang diperkirakan terjadi sampai dengan bulan Mei 2021 sesuai surat dari BMKG. (Hari Darmawan)

Baca juga: Polisi Berhasil Tangkap Penjual Airsoft Gun ke Pengemudi Fortuner Hitam yang Menjadi Koboi Jalanan

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved