Breaking News:

Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat Bakal Menggelar Pasar Murah Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

pengamanan bahan pangan ini dilakukan secara serentak di enam wilayah di DKI Jakarta bersama dengan Dinas KPKP DKI Jakarta

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Agus Himawan
Dok. PT Food Station Tjipinang Jaya
Ilustrasi kegiatan Pasar Murah yang diselenggarakan di 70 kelurahan se-Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat berencana akan menggelar sidak bahan pangan menjelang ramadan mendatang.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan di sejumlah pasar aman, dan memastikan harga bahan pangan stabil.

"Biasanya kita memang ikuti program dinas terkait ketersediaan bahan pangan menjelang ramadan dan pengawasan pangan juga serta harga pangan juga," kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Penty Yunesi Pudyastuti saat dikonfirmasi, Selasa (6/4/2021).

Dikatakan Penty, ketika bulan ramadan ada beberapa bahan pangan mengalami kenaikan, untuk itu dengan pengawasan ini dapat mengetahui apakah ketersediaan bahan pangan tersebut dalam kondisi aman.

Biasanya pengamanan bahan pangan ini dilakukan secara serentak di enam wilayah di DKI Jakarta bersama dengan Dinas KPKP DKI Jakarta. Kendati demikian pihaknya hingga saat ini masih menunggu intruksi dari Dinas.

Baca juga: Penghasilan Nelayan Anjlok Akibat Pelabuhan Perikanan Muara Angke Terhalang Proyek Pembangunan

Baca juga: Praktik Suntik Filler Payudara Abal-abal Sudah Jalan Lima Bulan dengan Modal Sertifikat Bodong

"Kita belum tahu kapan waktunya, masih menunggu dari Dinas. Tapi biasanya memang kita lakukan menjelang ramadan maupun nanti perayaan idul fitri," katanya.

Sementara Dinas KPKP DKI Jakarta memastikan pangan di Ibu Kota masih aman menjelang Ramadhan 2021. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan pangan menjelang Ramadhan 2021.

Sebab berdasarkan data stok pangan Jakarta menjelang Ramadhan kebutuhan untuk satu bulan ke depan, untuk beras dibutuhkan 82.334 ton tersedia 305. 313 ton; dan bawang merah dibutuhkan 2.484 ton tersedia 2.844 ton.

Kemudian bawang putih dibutuhkan 1.563 ton tersedia 1.747 ton; cabai merah kriting dibutuhkan 2.095 ton tersedia 2.117 ton; cabai rawit merah dibutuhkan 1.375 ton tersedia 1.406 ton; daging sapi dibutuhkan 1.965 ton tersedia 15.064 ton; dan daging ayam dibutuhkan 8.091 ton tersedia 8.900 ton.

Lalu telur ayam diperlukan 7.399 ton tersedia 8.218 ton; gula pasir diperlukan 4.239 ton tersedia 11.184 ton; serta minyak goreng diperlukan 7.963 ton tersedia 24.121 ton.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved