Breaking News:

Berita Nasional

Kemendagri Ungkap Pentingnya Peran Sekretaris Daerah Dalam Pembangunan & Suksesi Kepala Daerah

Kemendagri Ungkap Pentingnya Peran Sekretaris Daerah Dalam Pembangunan Wilayah. Sekda pun Disebut sebagai Kunci Sukses Kepemimpinan Kepala Daerah

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Pemerintahan Dalam Negeri Rochayati Basra 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Peran sekretaris dalam sebuah organisasi perangkat daerah dinilai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia sangat vital.

Kesuksesan suatu daerah ataupun perangkat daerah dalam mencapai tujuannya pun dinilai kepada kecakapan sekretaris daerah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri yang diwakili Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Pemerintahan Dalam Negeri Rochayati Basra.

"Sekretaris juga bertanggung jawab atas penyelenggaraan dan pelaksanaan segala pekerjaan kesekretariatan," kata Rochayati Basra saat membuka Diklat Penguatan Sekretaris Perangkat Daerah di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri Jakarta, Pancoran, Jakarta Selatan pada Senin (5/4/2021).

Baca juga: Jokowi Kembali Berlakukan Larangan Mudik Lebaran, Terminal Bayangan Justru Marak di Jakarta Selatan

Lebih lanjut Rochayati menjelaskan, menurut Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, diatur bahwa kepala daerah dibantu oleh perangkat daerah yang terdiri dari unsur staf, unsur pelaksana, dan unsur penunjang.

Unsur staf ini diwadahi dalam Sekretariat Daerah atau Sekretariat DPRD.

Semua hal yang menyangkut persoalan administratif ada di sini.

"Jadi jangan dianggap enteng kerja-kerja sekretaris dan ASN di sekretariat. Sekretaris wajib punya skill dan kompetensi yang cukup," kata Rochayati.

Baca juga: Bikin Ngilu, Induk Ular Kobra Berukuran Raksasa Ditemukan Bersarang di Lingkungan Rumah Warga Rempoa

Rochayati meyakini, jika sekretaris di organisasi perangkat daerah tidak memiliki kompetensi serta kemampuan manajerial yang cukup maka kerja organisasi akan terganggu.

"Terganggunya suatu pekerjaan kesekretariatan dapat menimbulkan kacaunya suatu organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya," kata Rochayati.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved