Persebaya Surabaya

Ady Setiawan Gelandang Persebaya Surabaya Dukung Korban Banjir Bandang di Kampung Halamannya

Gelandang enerjik tersebut mendapatkan kabar musibah banjir bandang sejak sehari sebelum lawan Persela, atau tepatnya pada Jumat (2/4/2021) lalu.

Editor: Umar Widodo
TribunJabar/Gani Kurniawan
Ady Setiawan merayakan gol ke gawang Madura United bersama rekannya di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Minggu (28/3/2021) malam 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bencana alam banjir bandang terjadi di provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Salah satunya Kabupaten Bima yang menjadi kampung halaman dari pemain Persebaya, Ady Setiawan.

Gelandang enerjik tersebut mendapatkan kabar musibah banjir bandang sejak sehari sebelum lawan Persela, atau tepatnya pada Jumat (2/4/2021) lalu.

Sanak saudara dan beberapa rekannya yang tinggal di Bima menghubunginya secara langsung tentang terjadinya musibah tersebut.

Mendengar kabar tersebut, Ady sempat berinisiatif memberikan dukungan moril saat Persebaya menjalani matchday ketiga.

Gelandang Persebaya Surabaya, Ady Setiawan dengan kaos dukungan buat warga Kabupaten Bima, NTB yang terkena musibah banjir bandang
Gelandang Persebaya Surabaya, Ady Setiawan dengan kaos dukungan buat warga Kabupaten Bima, NTB yang terkena musibah banjir bandang (persebaya.id)

Sebelum laga, pemain kelahiran 1995 tersebut mempersiapkan kaos bertuliskan "Pray for Bima" sebagai bentuk dukungan kepada kampung halamannya.

Rencananya, ia akan menunjukkan kaos tersebut saat ia mencetak gol pada pertandingan Sabtu (3/4/2021) lalu.

Sayang, dua peluang emas yang didapatkan pada babak pertama dan kedua belum dapat dikonversi menjadi gol.

Baca juga: Didik Ludiyanto Menyebut Persela Lamongan Gagal Menang Hadapi Persebaya karena Minimnya Recovery

Persebaya pun harus puas ditahan imbang 0-0 oleh Laskar Joko Tingkir. Sehingga membuat kaos dukungannya urung "tampil".

Meski gagal menang, namun Bajol Ijo tetap berhak satu tempat di babak delapan besar. Dan prestasi itulah yang dipersembahkan Ady untuk warga Bima dan sekitarnya yang terdampak banjir bandang.

"Ady diberitahu keluarga dan kerabat hari Jumat ada bencana di Bima. Bencananya cukup parah. Maka Ady inisiatif bikin dukungan buat kampung halaman. Jadilah kaos itu (Pray for Bima)," ungkap mantan pemain Persela tersebut.

"Rencananya mau selebrasi dengan menunjukkan kaos itu, tapi Ady gagal cetak gol. Ady tetap ingin memberi dukungan, jadi Ady persembahkan lolosnya Persebaya ini untuk warga Bima dan semua yang terkena bencana. Ady juga ajak kawan-kawan di luar untuk memberikan perhatian kepada Bima dan Flores yang juga baru kena musibah," sambungnya.

Saat ini Ady tetap secara intensif memantau perkembangan bencana alam di Nusa Tenggara. Ia berharap bantuan segera datang dan bencana dapat selesai secepatnya.

Baca juga: Aji Santoso Pelatih Persebaya Surabaya Tetap Serius Hadapi Laga Terakhir Grup C Lawan PS Sleman

Baca juga: Ady Setiawan Tak Sangka Bisa Cetak Gol ke Gawang Persib dan Bawa Barito Putera Raih 3 Poin

Baca juga: Aji Santoso Pelatih Persebaya Surabaya Siap Merotasi Pemainnya Saat Lawan Persela Lamongan

"Ady berdoa agar bencana Bima dan Flores segera berakhir. Semoga Indonesia dijauhkan dari bencana apapun. Ady juga mengajak untuk bantu korban dengan cara yang kita mampu," pungkasnya. 

Saat ini puluhan ribu orang terdampak banjir di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, serta ribuan rumah terendam setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat.

Data awal, ada sekitar 7.598 unit rumah terendam dengan ketinggian air 50-200 sentimeter. Sementara itu ada 23.362 jiwa terdampak.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved