Kamis, 7 Mei 2026

Ziarah Jelang Ramadan

TPU Grogol Kemanggisan Mulai Ramai Dikunjungi Peziarah Jelang Ramadan

TPU Grogol Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, mulai ramai jelang bulan suci Ramadan.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
TPU Grogol Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat mulai ramai jelang bulan suci Ramadhan. Peziarah mulai meningkat meski masih dalam suasana pandemi Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - TPU Grogol Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat mulai ramai jelang bulan suci Ramadan.

Peziarah mulai meningkat meski masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Seorang pedagang kembang Dadang (54) mengatakan bahwa omzet penjualan kembang kuburan mulai berangsur normal dibanding suasana Ramadan tahun lalu.

"Waktu awal Pandemi Covid-19 mah anjlok penjualan, tapi sekarang sudah lumayan, sudah berangsur naik," ujarnya ditemui di TPU Grogol Kemanggisan, Minggu (4/4/2021) sore.

Kenaikan omzet penjualan kembang kuburan mulai terjadi sejak Jumat (2/4/2021) lalu.

Perharinya Dadang bisa menjual 20 paket kembang kuburan.

Satu paket kembang kuburan dengan air dihargai Rp 10.000.

Saat ini kata Dadang, harga kembang kuburan belum alami kenaikan.

Baca juga: Pedagang Kembang di TPU Pondok Rajeg Bogor Raup Untung Berkat Ziarah Kubur Jelang Ramadan

Baca juga: TPU Karet Bivak Dipenuhi Warga yang Menjalani Tradisi Ziarah Jelang Ramadan

Namun, kemungkinan mulai Senin (5/4/2021) harganya naik menjadi Rp 15.000.

"Biasanya kita ikut naikin harga kalau yang di toko Pasar Rawabelongnya naik. Mungkin besok mulai naik," jelasnya.

Salah satu peziarah Diah (33) mengaku sengaja datang ke TPU Grogol Kemanggisan untuk mendoakan ibunya yang sudah meninggal.

Warga Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat itu sengaja berziarah karena jelang momen suci Ramadan.

"Kebetulan ibu baru meninggal juga. Selain itu momennya mau Ramadan juga sudah tradisi jadi sengaja ziarah," ujarnya.

Meski khawatir keluar rumah di tengah pandemi, Diah mengaku tetap bersikeras harus menjalankan ziarah .

Sebab kata Diah terpenting ialah penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved