Breaking News:

Pesan Mendalam Eti yang Suaminya Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19

Sarmili meninggal dunia usai dilakukan proses vaksinasi Covid-19 setelah tiga hari. Hal itu diungkapkan langsung oleh Eti sang istri.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Andika Panduwinata
Eti warga asal RT 03 / RW 09 Rawa Mekar Jaya, Serpong, memberikan keterangan terkait meninggalnya sang suami setelah menjalani vaksinasi 

Lasdo selaku Humas RSU Kota Tangsel membenarkan bahwa Sarmili meninggal saat menjalani penanganan medis secara intensif di fasilitas pelayanan kesehatan itu. 

Lasdo mengatakan awal mula pihaknya menerima Sarmili setelah dirujuk dari Puskesmas Rawa Buntu pada Minggu, 28 Maret 2021 malam. 

Menurutnya, Sarmili saat itu telah dalam kondisi kritis dan perlu penanganan intensif di IGD RSU Kota Tangsel. 

Baca juga: Seusai Vaksin Pertama Tidak Ikut yang Kedua Hingga Satpam SMPN Meninggal, Ternyata Ini Penyebabnya

"Datang tanggal 28 maret malam itu sudah rujukan dari Puskesmas. Jadi sudah ada komunikasi antara Puskesmas dengan kita datang memang sudah dalam kondisi sakit berat. Gejala-gejala yang muncul seperti covid-19 kemudian dilakukan konfirmasi dengan tes swab, hasilnya memang positif," kata Lasdo saat ditemui di RSU Kota Tangsel, Pamulang, Kamis (1/4/2021).

Ia menjelaskan saat dilakukan diagnosis riwayat penyakit, tim medis mendapati bukti bahwa S telah terpapar infeksi covid-19.

Baca juga: Populer Jabodetabek 2 April, Pemuda Pancasila Pesta Miras, Satpam Meninggal Setelah Vaksin Covid

Kondisi tersebut semakin memburuk usai tim medis RSU Kota Tangsel mendapati diagnosis penyakit penyerta yang diderita Sarmili. 

"Jadi pasien datang sudah dalam kondisi dengan pasien covid-19. Kondisinya memang sudah sangat berat, dan menurut anamnesa memang beliau sudah mengeluhkan batuk-batuk semenjak dua minggu sebelum masuk rumah sakit. Sudah ada gejala batuk. Tapi memang masalah nafas, dari anamnesa itu enam jam sebelum masuk rumah sakit. Dia sudah kesulitan bernafas," jelas Lasdo. 

Baca juga: Satpam SMPN 11 Tangsel Positif Covid-19 Setelah Divaksin, Meninggal Dunia Tiga Pekan Kemudian

"Penyakit penyerta dari anamnesa itu ada jantung, hipertensi, sebelumnya dia ketahuan diabetes melitus itu dalam waktu dekat," lanjutnya. 

Di sisi lain, pihakpun membantah bila S meninggal akibat penyuntikan dosis pertama vaksin covid-19 yang dilakoninya. 

Kata ia, seseorang yang telah melakoni penyuntikan vaksin covid-19 bakal mengalami gejala dalam kurun 1 hari pelaksanaan. 

Baca juga: Kabar Satpam Sekolah Meninggal Dunia Setelah Divaksinasi Covid-19, Berikut Bantahan RSU Kota Tangsel

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved