Pesan Mendalam Eti yang Suaminya Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19

Sarmili meninggal dunia usai dilakukan proses vaksinasi Covid-19 setelah tiga hari. Hal itu diungkapkan langsung oleh Eti sang istri.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Andika Panduwinata
Eti warga asal RT 03 / RW 09 Rawa Mekar Jaya, Serpong, memberikan keterangan terkait meninggalnya sang suami setelah menjalani vaksinasi 

Di sisi lain, pihakpun membantah bila S meninggal akibat penyuntikan dosis pertama vaksin covid-19 yang dilakoninya. 

Kata ia, seseorang yang telah melakoni penyuntikan vaksin covid-19 bakal mengalami gejala dalam kurun 1 hari pelaksanaan. 

Baca juga: Kabar Satpam Sekolah Meninggal Dunia Setelah Divaksinasi Covid-19, Berikut Bantahan RSU Kota Tangsel

Sebab, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi bakal dirasakan individu dalam kurun waktu 24 jam usai penyuntikan berlangsung. 

"Seharusnya tidak ada korelasi dengan KIPI. Karena kalau kita lihat kekebelan terbentuk sebulan setelah vaksin ke dua. Dan data vaksin kedua itu tidak ada. Tapi beliau tanggal 28 (Maret 2021) datang ke kita dan sudah dalam kondisi buruk. Kalaupun vaksinnya sudah lengkap 2 dosis itu belum terbentuk," ungkap Lasdo. 

"Dibilang akibat KIPI, harusnya waktunya enggak sejauh itu. Kan divaksin tanggal 3 Maret 2021, kejadian meninggal di tanggal 29 (Maret 2021). Kalau di KIPI itu kan cepat. KIPI paling lama 24 jam," pungkasnya. (Andika/Rizki Amana/Wartakotalive.com)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved