Kamis, 11 Juni 2026

Penembakan di Mabes Polri

Aksi Terduga Teroris di Mabes Polri Mengandung Pesan Khusus, Menginspirasi Aksi Teror Susulan

Aksi Terduga Teroris di Mabes Polri Mengandung Pesan Khusus, Menginspirasi Jaringan Teroris Lainnya untuk Melancarkan AksiTeror Susulan

Tayang:
Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Twitter
Terduga teroris ditembak mati di depan Mabes Polri, Rabu (31/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Tidak hanya menyampaikan pesan 'siap mati', seorang terduga teroris yang tewas diberondong peluru di Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (31/3/2021) petang dianggap mengandung pesan mendalam.

Pesan itu disampaikan Pengamat Terorisme Universitas Indonesia (UI), Ridwan Habib berisi ajakan kepada teroris lelaki untuk kembali melakukan serangan susulan.

Mengingat pelaku terorisme diketahui berpakaian gamis dan berhijab panjang yang identik dengan perempuan.

"Saya khawatir aksi ini menginspirasi jaringan-jaringan lain yang menonton ini, mereka akan tergerak dan malu karena yang menjadi penyerang adalah wanita," jelas Ridwan Habib dalam siaran langsung Kompas TV pada Rabu (31/1/2021). 

"Sementara di JAD mereka juga memiliki anggota laki-laki. Nah ini yang akan menjadi permasalahan ketika para wanita lain juga terinspiorasi untuk melakukan hal yang sama," tambahnya.

Baca juga: Serang Bareskrim Mabes Polri, Pengamat Terorisme UI, Ridwan Habib: Pelaku Teroris Sudah Siap Mati

Aksi terorisme tersbut dianggapnya sangat serius.

Sebab, walau tidak ada korban jiwa pada kubu aparat Kepolisian, serangan tersebut dikhawatirkan menginspirasi jaringan teroris lainnya untuk melancarkan teror. 

"Jadi ini adalah serang yang sangat serius. Walau tidak ada korban, tetapi secara psikologis ini sangat berbahaya, karena pertama simbolnya langsung ke Mabes Polri, cuma 100 meter dari ruang kerja Kapolri, kemudian simbol yang kedua ini dilakukan oleh wanita dan menggunakan senjata," papar Ridwan Habib.

"Inspirasi-inspirasi ini yang kita khawatirkan akan ditiru oleh jaringan-jaringan mereka yang menonton tayangan ini," jelasnya. 

Baca juga: Detik-detik Terduga Teroris Berhijab Serang Bareskrim Polri, Tewas Tersungkur Ditembak Berulang Kali

Pesan Khusus Dalam Aksi Bunuh Diri

Menurutnya, seorang terduga teroris yang tewas diberondong aparat bukan tengah melakukan serangan, tetapi mengirimkan pesan kepada Polri.

Pesan tersebut menegaskan para terduga teroris sudah siap mati dalam melaksanakan aksinya.

Sebab, sebelum melakukan aksinya, seorang teroris diungkapkannya pasti sudah menimbang seluruh resiko yang akan ditrerima ketika melancarkan aksinya.

Dirinya pun menyebut aksi penembakan tersebut bukan sebuah penyerangan, tetapi aksi bunuh diri. 

"Pelaku teroris itu sudah siap mati, karena dia sudah mengetahui resiko dari aksinya tersebut. Dia bunuh diri," ungkap Ridwan Habib.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved