Minggu, 12 April 2026

Maling Sepeda

Komplotan Pencuri Menggondol Satu Unit Sepeda Milik Warga Cirendeu Terekam CCTV

Komplotan pencuri sepeda satroni rumah warga yang berada di bilangan Gang Buni, Pisangan, Cirendeu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rizki Amana
Seorang pelaku pencuri sepeda yang beraksi di Gang Buni, Pisangan, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangsel terekam kamera pengawas CCTV (Warta Kota/Rizki Amana) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Komplotan pencuri sepeda satroni rumah warga yang berada di bilangan Gang Buni, Pisangan, Cirendeu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Imam Sujudi, korban sekaligus pemilik rumah, mengatakan aksi pencurian sepeda itu terjadi pada Selasa 30 Maret 2021 sekitar pukul 05.30 WIB. 

Namun, dirinya baru menyadari aksi pencurian sepedanya itu sekitar pukul 06.00 WIB.

Baca juga: VIDEO Seorang Pencuri Sepeda Motor Jadi Bulan-bulanan Warga, Gagal Kabur Karena Tabrak Pintu Pagar

Baca juga: Ketika Polisi Berhadapan dengan Pencuri Sepeda Motor Berjimat, Kebal Ditembak, Peluru Terpental

"Ya saya keluar saja ke ATM sebentar balik lagi, enggak lama kakak saya bilang melihat sepeda enggak, ada yang membawa sepeda, enggak ada berarti hilang. Kemungkinan sekitar jam 5 (pagi) atau setengah 6 lah," kata Imam kepada Wartakotalive.com saat ditemui di lokasi, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangsel.

Mendapati sepeda sudah tak berada di lokasi parikirnya, dirinya pun sontak mencari tahu peristiwa yang janggal itu. 

Benar saja, salah satu kamera pengawasan CCTV yang terdapat di kediaman tetanggannya merekam aksi dari komplotan pencuri sepeda tersebut. 

Ia mengatakan pada rekaman CCTV tersebut, telihat dua orang laki-laki dewasa melangsungkan aksi pencurian tersebut dengan cepat. 

Pada rekaman CCTV itu, satu dari dua pelaku dengan santai menggondol sepeda dari halaman parkir kediamannya. 

Baca juga: Jajal Jalur Sepeda Tour de Samosir, Menparekraf: Jalurnya Asik

Baca juga: Jakarta Audax 200 Km, Bersepeda Jarak Jauh Berbatas Waktu Menyusuri Indahnya Perbukitan Klapanunggal

"Ya kita koordinasi langsung ke RT, RT lihat CCTV langsung kita koordinasi ke pemilik CCTV untuk melihat jam segitu ada kejadian apa. Ternyata benar ada dua orang di depan, satu orang masuk, satu lagi bawa sepeda langsung balik lagi ke arah belakang lagi," jelasnya. 

Adapun atas aksi tersebut pihaknya mengaku mengalami kerugian berkisar jutaan rupiah. 

"Kerugian sekitar Rp 1,5 hingga Rp 2 juta, sepeda saja," pungkasnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved