Penangkapan Terduga Teroris
Duar! Ledakan Terdengar saat Penggeledahan di Rumah Terduga Teroris Serang Baru Bekasi
Kepulan asap berwarna putih pekat juga nampak membumbung tinggi ke udara dari dalam kontrakan terduga teroris di Bekasi itu.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Mohamad Yusuf
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Suara ledakan terdengar saat proses penggeledahan rumah terduga teroris di Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, RT 07 RW 04 Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Senin (29/4/2021).
Suara ledakan itu terdengar sesaat setelah Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan meminta personel Kapolisian maupun awak media mensterilkan area sekitar rumah terduga teroris.
Tak sampai lima menit sekitar 13.27 WIB, tiba-tiba terdengar suara ledakan cukup keras dari dalam rumah terduga teroris tersebut.
Baca juga: Lelahnya Warga Perumahan Duta Harapan-Telaga Mas Bekasi, 24 Tahun Jalan Rusak Berat Luput Perbaikan
Baca juga: BIKIN MALU, Oknum Polisi Terima Setoran Rp500 Ribu Per Bulan dari Bandar Narkoba, Ini Kronologinya
Baca juga: Cerita Anies Nongkrong di Warkop, Malah Ditanya Pegawai Bea Cukai, Bapak Kerja di Mana?
Kepulan asap berwarna putih pekat juga nampak membumbung tinggi ke udara dari dalam kontrakan terduga teroris yang berada dibalik pagar besi berwarna biru tersebut.
Mendengar suara ledakan itu, warga maupun pengendara yang melintas di jalan itu kocar kacir.
Apalagi situasi arus kendaraan di jalan tersebut padat kendaraan.
Terlihat kendaraan menghentikan laju kendaraannya, ada juga kendaraan yang memutar arah.
Suasana panik mulai mereda setelah Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan meminta masyarakat untuk tidak panik dan tenang.
Anggota Kepolisian juga langsung meredam serta mengatur arus kendaraan yang sempat terhentik akibat suara ledakan tersebut.
Suara ledakan itu diduga bom rakitan milik terduga teroris yang berada di dalam rumah kontrakan tersebut.
Bom diledakkan di lokasi, diduga karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk dibawa.
Sebelum suara ledakan itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Kabiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono.
Dalam keterangannya, hanya dibenarkan kegiatan di Kabupaten Bekasi ini merupakan penggerebekan dan penggeledahan terduga teroris.
Akan tetapi, hubungannya dengan bom bunuh diri di Gejereja Katedral Makassar maupun jaringan terduga teroris itu akan dijelaskan oleh Kapolri petang nanti.
Digerebek
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/suara-ledakan-terdengar-saat-proses-penggeledahan-rumah-terduga-teroris-di-bekasi.jpg)