PSSI
Terpilih Dalam KLB di Surabaya, Ahmad Riyadh Kembali Memimpin Asprov PSSI Jatim Periode 2021-2025
Ahmad Riyadh kembali memimpin Asprov PSSI Jatim untuk periode 2021-2025 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya, Sabtu (27/3/2021).
Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ahmad Riyadh terpilih kembali untuk memimpin Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur (Jatim) untuk periode 2021-2025 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (27/3/2021).
Penyelenggaraan Kongres Luar Biasa itu dibuka oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan
Usai KLB selesai dilaksanakan, Iriawan memberi ucapan selamat kepada Ahmad.
‘"Alhamdulillah, KLB berjalan sukses. Selamat kepada Ahmad Riyadh yang kembali memimpin Asprov Jatim untuk periode 2021-2025. Mudah-mudahan bisa menjalankan tugas ini dengan baik,’’ kata Iriawan dikutip dari pssi.org.
Iriawan senang Ahmad kembali terpilih sebagai Ketua Asprov PSSI Jatim untuk periode 2021-2025.
Pasalnya, Piala Dunia U-20 pada 2023 yang salah satunya akan digelar di Surabaya akan menjadi tugas Riyadh.
"Terus terang, saya bisa tidur nyenyak setelah saudara Ahmad Riyadh terpilih. Saya yakin, Piala Dunia U-20 di Surabaya akan berjalan sukses,’’ ujar Iriawan.
Baca juga: Ketum PSSI Mochamad Iriawan Harap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Beri Izin Liga 1 dan Liga 2
Baca juga: Setelah Sembuh Covid, PSSI Beri Izin Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Pulang ke Korea Selatan
Baca juga: Demi Sukseskan Piala Menpora 2021, PSSI Selesaikan Pemberian Vaksinasi Covid-19 kepada Tim Peserta
Sementara itu, Ahmad mengaku tersanjung dengan pujian Iriawan.
Lalu, Ahmad berjanji akan menjalankan tugas itu dengan sebaik mungkin.
"Terima kasih pada Pak Ketua Umum PSSI. Saya akan all out untuk memimpin Asprov Jatim,’’ janji Riyadh yang juga anggota Exco PSSI periode 2019-2023 itu.
Selain Iriawan, KLB itu pun dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Waketum PSSI Iwan Budianto, dan Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi.
Zainudin Amali mengucapkan selamat kepada Ahmad Riyadh kembali memimpin Asprov PSSI Jatim.
Dia juga memuji kinerja Asprov PSSI Jatim, apalagi Jatim menjadi salah satu barometer sepak bola Indonesia.
"Semoga, Pak Ahmad Riyadh mampu menjalankan tugas dengan baik amanah ini. Menurut saya, beliau pantas memimpin Asprov Jatim. Sepak bola Jatim dari dulu sangat luar biasa. Terbukti banyak tim dari Jatim yang menjadi perwakilan di Liga 1,2, dan 3," kata Zainudin Amali.
Pulang ke Korea Selatan
Di sisi lain, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, telah menjalani swab test PCR.
Hasil dari swab test PCR, juru taktik asal Korea Selatan itu dinyatakan negatif Covid-19.
Usai dinyatakan negatif Covid-19, mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu berencana kembali ke negaranya dalam satu atau dua hari ke depan.
Shin Tae-yong memilih kembali ke Korea Selatan untuk sementara waktu, karena ingin berkumpul dengan keluarga.
Sebelum dinyatakan negatif Covid-19, sebelumnya sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta mulai Sabtu (20/3/2021).
Namun setelah mendapatkan perawatan intensif, Shin Tae-yong terus menunjukkan perkembangan positif dan hasilnya yang bersangkutan diperbolehkan untuk meninggalkan rumah sakit.
"Keinginan Shin Tae-yong pulang ke Korea Selatan, karena keinginannya sendiri serta keluarganya. Kami telah membuat kesepakatan bersama," kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dikutip dari pssi.org.
Baca juga: Positif Covid-19, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi Yakin Pelatih Timnas Shin Tae-yong Bisa Cepat Sembuh
Baca juga: Shin Tae-yong Masih Dalam Perawatan Intensif di Ruang HCU RS Siloam Mampang
Baca juga: Positif Covid-19, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi Yakin Pelatih Timnas Shin Tae-yong Bisa Cepat Sembuh
"PSSI setuju dan sama sekali tidak melarang keinginan pelatih Shin Tae-yong untuk sementara kembali ke Korea Selatan. Apalagi yang bersangkutan hasil swabnya negatif," ujar Yunus Nusi.
"Menurut saya, itu bagus buat dia. Bisa jadi, dia rindu dengan keluarga," ucap Yunus Nusi.
Sebelum Shin Tae-yong meninggalkan rumah sakit, dalam diagnosa dokter menyebutkan selain swab negatif, ia sudah tidak ada keluhan sesak nafas maupun demam.
Tensi Shin Tae-yong juga normal.
Shin Tae-yong dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) keluar dari rumah sakit pada Jumat (19/3/2021) malam.
PSSI pun bergerak cepat untuk melakukan tindakan, meskipun pelatih asal Korea Selatan itu tidak menunjukkan gejala yang berlebihan.
Bahkan, tadi malam masih komunikasi virtual dengan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.
"Pada awalnya, Shin Tae-yong pada hari Kamis (18/3/2021) mengaku tidak enak badan. Kemudian atas arahan Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan), yang bersangkutan di swab PCR. Hasilnya, baru keluar pada Jumat (19/3/2021)," kata Yunus Nusi.
Setelah selesai pemusatan latihan Senin (8/3/2021) Timnas U-23, para pemain, pelatih, dan ofisial diwajibkan tes PCR.
Hasilnya, semua dinyatakan negatif.
Para pemain, pelatih, dan ofisial kembali ke rumah masing-masing termasuk Shin Tae-yong kembali ke apartemen.
‘’Jadi ketika pemain kita pulangkan ke klub masing-masing pada Senin (8/3/2021). Tidak ada satu pun pemain yang positif. Itu karena sebelum pulang mereka sudah di swab PCR,’’ jelas Yunus.
Namun, pada Kamis (18/3/2021) Shin Tae-yong mengeluh tidak enak badan ke dokter timnas.
Kemudian, dokter melakukan swab test PCR dan hasilnya keluar Jumat malam dan hasilnya positif.
Yunus meyakini dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola pemain dan pelatih terkena Covid-19 adalah hal yang biasa.
Bintang Juventus Cristiano Ronaldo dan striker AC Milan Zlatan Ibrahimovic juga pernah kena covid-19.
Namun, tidak berselang lama kembali sembuh.
Demikian juga pelatih Arsenal Mikel Arteta juga pernah kena dan sembuh. ‘
"Jadi, jika atlet atau mantan atlet (kini jadi pelatih) saya yakin akan cepat sembuh. Yang paling penting segera mendapatkan perawatan,’’ imbuh Yunus.