Vaksinasi Covid19
RS Saint Carolus Summarecon Gelar Program Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia di Kabupaten Tangerang
RS Saint Carolus Summarecon Serpong bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan vaksinasi covid-19 bagi lansia.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Rumah Sakit (RS) Saint Carolus Summarecon Serpong bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan vaksinasi covid-19 bagi para individu terkategori lanjut usia (lansia).
Menurut dr Novi Handoko, ketua Tim Vaksinasi Covid-19 RS Saint Carolus Summarecon Serpong, kegiatan tersebut digelar pihaknya selama tiga hari yang dimulai sejak 26 Maret 2021 hingga 28 Maret 2021.
Menurutnya, pada tiap harinya kegiatan tersebut melangsungkan program vaksinasi covid-19 terhadap ratusan lansia.
"Pesertanya di hari Jumat ada 200 orang, Sabtu 150 orang dan Minggu, 150 orang," kata Novi, Jumat (26/3/2021).
Baca juga: Pemprov DKI telah Suntikkan 1,3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Warga, Targetkan 70.000 Dosis Per Hari
Baca juga: Gerakan Sudah Terbatas, Lansia Ini Bersyukur Bisa Terima Vaksin Covid-19 di RW yang Dekat dari Rumah
Novi menjelaskan dalam kegiatan tersebut pihaknya mengkhususkan para lansia yang berdomisili di Kabupaten Tangerang.
Kata Novi, syarat bagi individu yang dapat mengikuti program vaksinasi covid-19 memiliki usia minmal 60 tahun.
"Syaratnya lansia di atas 60 tahun yang tinggal di Kabupaten Tangerang," katanya.
Kendati demikian pihaknya tak menutup tiap individu yang ber-KTP di luar wilayah Kabupaten Tangerang.
Novi menuturkan untuk mengikuti program tersebut, para lansia cukup menunjukan surat keterangan domisili yang bertempat tinggal di wilayah Kabupaten Tangerang.
"Peserta yang berdomisili di Kabupaten Tangerang. Namun, apabila alamat KTP berada di luar area ketentuan, harap membawa surat keterangan domisili," pungkasnya.
Baca juga: PSSI Fasilitasi Para Pemain Piala Menpora di Grup B Malang Mendapatkan Suntikan Vaksin Covid-19
Baca juga: Dewan Pers Apresiasi Anies Baswedan Sediakan 5.200 vaksin Covid-19 Bagi Pekerja Media
Sementara itu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali masuk sebagai zona oranye peta risiko sebaran kasus infeksi covid-19.
Perubahan status tersebut disampaikan Dinas Kesehatan Provinsi Banten pada 24 Maret 2021.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengaku pihaknya tak mengetahui penyebab kembalinya kategori zona kuning bagi wilayah kerjanya.
"Itu yang juga kita heran, karena angka angka yang ada, data faktual yang ada di kami turun semua. angka BOR (Bed Occupation Rate) kita turun sekarang. Malah ketersediaan tempat tidur isolasi sudah 54 persen, tempat tidur ICU 70 persen," kata orang nomor dua di Kota Tangsel ini.
Selain meningginya angka ketersediaan tempat tidur, hal tersebut juga diikuti semakin meningginya angka kesembuhan penderita covid-19 di Kota Tangsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/saint-carolus-vaksin.jpg)