Berita Jakarta
Hari Ini Earth Hour 2021, Anies Baswedan Ungkap Tujuan dan Dampak Positif Padamkan Listrik Satu Jam
Hari ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warganya partisipasi dalam gerakan Earth Hour 2021, Sabtu (27/3/2021).
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: PanjiBaskhara
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Hari ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warganya partisipasi dalam gerakan Earth Hour 2021, Sabtu (27/3/2021).
Gerakan Earth Hour ini, Anies Baswedan mengajak masyarakat Jakarta untuk padamkan listrik satu jam di rumah masing-masing mulai pukul 20.30 WIB sampai 21.30 WIB.
Terkait ajakan Anies Baswedan matikan listrik satu jam di rumah itu, diunggah akun Instagram Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta @dinaslhdki.
Papar Anies Baswedan, aksi sederhana ini berdampak besar bagi kelestarian planet bumi, apalagi jika dilakukan oleh berbagai daerah di dunia.
• Earth Hour, Anies Padamkan Listrik Kantor Pemerintahan dan Gedung Komersial di Jakarta selama Sejam
• Earth Hour 2021, Anies Baswedan Ajak Warga Padamkan Listrik Satu Jam Hari Ini, Mulai 20.30-21.30 WIB
“Halo Sahabat Lingkungan,
.
Dalam rangka aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon sebagai salah satu upaya untuk mengatasi dampak perubahan iklim Yuk kita berpartisipasi dalam gerakan Earth Hour 2021 dengan mematikan lampu yang tidak terpakai pada hari ini pukul 8.30 malam hingga 9.30 malam.
.
Aksi sederhana ini akan memberikan dampak yang amat besar pada kelestarian bumi kita, sehingga planet kita ini tetap layak untuk ditinggali bagi anak-anak kita dan cucu kita serta generasi berikutnya.
.
Mari bersatu untuk lindungi bumi.
.
@dkijakarta @aniesbaswedan @arizapatria” kata Anies dikutip Wartakotalive.com dari @dinaslhdki hari ini.
“Insya Allah yang sangat sederhana ini akan memberikan dampak yang besar pada kelestarian bumi kita"
"Sehingga planet kita ini akan tetap layak untuk ditinggali bagi anak-anak kita dan anak cucu kita, serta generasi berikutnya,” ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.
Anies berharap, gerakan pemadaman listrik selama sejam ini tidak hanya sekadar seremonial.
Namun juga mampu mengubah gaya hidup warga Ibu Kota agar lebih ramah lingkungan.
Warga juga diminta memiliki pola konsumsi energi yang berkelanjutan bagi kepentingan bersama.
“Mari bersatu melindungi bumi,” pungkas Anies.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memadamkan listrik selama sejam dari pukul 20.30-21.30 pada Sabtu (27/3/2021).
Pemadaman listrik ini berkaitan dengan adanya gerakan Earth Hour 2021 yang dilakukan setiap tahun.
Rencana pemadaman itu telah tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3/SE/2021.
Surat edaran ini berisikan tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu Dalam Rangka Aksi Hemat Energi dan Pengurangan Emisi Karbon.
Surat tersebut ditetapkan Anies pada Jumat (26/3/2021) lalu.
“Dalam rangka aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon sebagai salah satu upaya untuk mengatasi dampak perubahan iklim"
"Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu pada tanggal 27 Maret 2021, mulai pukul 20.30 WIB sampai 21.30 WIB,” kata Anies yang dikutip dari SE tersebut pada Sabtu (27/3/2021).
Hotel Santika Premiere Bintaro Lakukan Pemadaman Listrik 60 Menit
Tahun lalu, Hotel Santika Premiere Bintaro ikut melakukan pemadaman listrik selama 60 menit.
Tidak diragukan lagi penggunaan sumber daya alam untuk energi listrik semakin meningkat setiap tahunnya.
Bersama gerakan peduli lingkungan di seluruh dunia, Hotel Santika Premiere Bintaro kembali berpartisipasi dalam Earth Hour, Sabtu 30 Maret 2019.
Manajemen hotel lakukan pemadaman tenaga listrik selama 60 menit pukul 20.30-21.30 WIB di sebagian area.
Langkah ini sebagai dukungan pada penghematan listrik, sebagaimana yang telah berhasil dilakukan tahun lalu.
“Dalam momentum 60 menit ini, Hotel Santika Premiere Bintaro memadamkan seluruh perangkat lampu dan elektronik yang menggunakan energi listrik semaksimal mungkin tanpa mengganggu kenyamanan tamu"
"Bahkan kami juga mempersilahkan para tamu yang tertarik turut serta dalam program ini dengan memadamkan lampu kamar atau mengurangi pemakaiannya.
Diharapkan partisipasi ini menghasilkan penghematan energi dan tidak lagi hanya sebagai kampanye simbolis.” Ujar Soniya Ana, Public Relations Executive Hotel Santika Premiere Bintaro.
Program menarik ini menjadi pengalaman unik bagi para tamu karena menyenangkan dan jarang dilakukan, sekaligus mengingatkan kepedulian akan lingkungan.
Tentunya kampanye Earth Hour telah rutin diselenggarakan Hotel Santika Premiere Bintaro sebagai kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Tomo-Rania Gagal Paham Soal Kampanye Earth Hour
Banyak warga Kota Depok yang gagal paham soal kampanye Global Ceremony Switch Off Earth Hour yang digelar serentak di kota-kota Indonesia dan dunia, Sabtu (30/3/2019).
Kampanye Earth Hour di Kota Depok sendiri dipusatkan di Taman Merdeka, Kecamatan Sukmajaya.
Namun tidak sedikit warga Kota Depok yang belum mengerti tentang pelaksanaan kampanye Global Ceremony Switch Off Earth Hour ini.
Banyak yang mengira pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan memadamkan listrik selama satu jam.
"Kok enggak semuanya mati lampu? Bukannya PLN yang matiin lampu selama sejam?" ujar Tomo (36), seorang warga Sukmajaya kepada Wartakotalivce.com, Sabtu (30/3/2019).
Setelah dijelaskan, Tomo baru paham bahwa kampanye mematikan lampu atau listrik itu dilakukan masing-masing warga atas dasar kesadaran pribadi.
Pria tukang ojek ini mengaku baru kali ini mendengar kampanye 'earth hour'.
Padahal, kampanye ini telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Rania (40), warga lainnya, juga tampak kebingungan saat kampanye dimulai pukul 20.30 WIB.
Dia heran karena tidak semua listrik mati.
Ketika diberi pemahaman, dia justru menyarankan agar PLN yang mematikan listrik secara serentak.
"Kenapa enggak PLN aja yang matiin listriknya selama satu jam? Kalau begini mana ada warga yang mau matiin lampu"
"Apalagi mau pada nonton debat Pilpres," katanya polos.
Dalam menyambut kampanye global itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad, sebelumnya telah menyampaikan imbauan untuk warganya agar menghemat listrik.
Yakni dengan cara memutus arus perangkat elektronik yang tidak diperlukan selama satu jam, Sabtu (30/3/2019) malam mulai pukul 20.30 WIB hingga pukul 21.30 WIB.
(Wartakotalive.com/FAF)