Breaking News:

Jokowi Minta Tjahjo Kumolo Kurangi Rekrut CPNS yang Cuma Duduk di Belakang Meja

Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya bersama Badan Kepegawaian Negara akan mengumumkan jumlah formasi yang dibutuhkan sebagai CPNS.

Editor: Yaspen Martinus
KOMPAS/DWI BAYU RADIUS
Tjahjo mengatakan, Jokowi meminta penerimaan terhadap PNS yang kerjanya duduk di balik meja atau lebih ke administrasi, dikurangi. 

Ada pula rencana 1.191.718 lowongan untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah.

Baca juga: Marzuki Alie Cabut Gugatan Terhadap AHY, Hakim PN Jakpus: Aduh Senangnya

Dari total lowongan yang dibutuhkan, Tjahjo menyebut posisi paling banyak akan ditempatkan sebagai guru PPPK, yaitu sebanyak 1.022.616, PPPK non guru sebanyak 70.008, dan sisanya sebagai CPNS sebanyak 119.094.

"Tapi jumlah rencana penetapan untuk pemerintah pusat sebanyak 69.684, dengan rincian 61.129 untuk 56 K/L, dan 8.555 untuk 8 sekolah kedinasan."

"Untuk pemerintah daerah sebanyak 671.867, dengan rincian guru PPPK sebanyak 565.633, PPPK non guru 21.571, dan CPNS 64.663," ungkapnya.

Baca juga: Diancam Bakal Dites Swab Massal, Emak-emak Pendukung Rizieq Shihab Tinggalkan PN Jakarta Timur

Namun, Tjahjo mengungkap total rencana kebutuhan yang dirinya sebutkan masih belum termasuk beberapa instansi.

Sebab, hingga saat ini baru ada usulan dari 588 instansi.

Baca juga: Konflik AS-Cina di Laut Cina Selatan, Moeldoko: Indonesia Tetap Netral, Tidak ke Kiri Atau Kanan

"Hingga saat ini sebanyak 588 instansi sudah mengusulkan kebutuhan."

"Dengan rincian 539 instansi yang sudah usul dengan dokumen yang lengkap, dan 49 instansi sudah mengusulkan."

"Namun ini sedang kita kejar lagi untuk melengkapi dokumen."

"Dan ada 32 instansi yang tidak mengusulkan kebutuhan ASN, ini yang jadi pertimbangan kami," bebernya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved