Minggu, 12 April 2026

VIDEO Melancong ke Ecofarm Negeri Kincir Angin di Tangerang 

Pantauan Warta Kota, Ecofarm berdekatan langsung dengan aliran Sungai Cisadane. Di depannya terdapat Pintu Air 10 yang dulunya dibangun Belanda. 

Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Ecofarm yang berlokasi di Kampung Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. 

Laporan Wartakotalive.com Andika Panduwinata 

WARTA KOTA, TANGERANG - Kota Tangerang banyak memiliki tempat wisata buatan.

Satu di antaranya yakni Ecofarm yang berlokasi di Kampung Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Destinasi wisata ini baru saja diresmikan oleh Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.

Peresmian dilakukan bertepatan pada HUT Kota Tangerang ke- 28 di tanggal 28 Februari 2021.

Baca juga: Sejumlah Pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Terpapar Virus Corona

Baca juga: Arief R Wismansyah Resmikan Wisata Kincir Angin di Kota Tangerang

Pantauan Warta Kota, Ecofarm berdekatan langsung dengan aliran Sungai Cisadane. Di depannya terdapat Pintu Air 10 yang dulunya dibangun Belanda. 

Nuansa negeri kincir angin pun sangat kental di area ini. Taman bunga terhampar luas.

Berbagai jenis macam tanaman tersedia. Belum lagi dibangun replika kincir angin raksasa menyerupai seperti di Belanda. 

Baca juga: Warga Pantura Kabupaten Tangerang Dukung Pembangunan, Ganti Untung Hingga Tiga Kali NJOP

"Ini baru saja diresmikan berbarengan dengan hari ulang tahun Kota Tangerang," ujar Aji selaku pengawas Ecofarm saat dijumpai Warta Kota di lokasi, Selasa (23/3/2021).

Pintu masuk terbuat dari bambu. Berbagai macam fasilitas terpampang di depan pintu masuk.

"Untuk saat ini belum dibuka, karena masih pandemi," ucap Aji.

Setelah memasuki area tersebut, terlihat taman ternak. Ada beberapa binatang dipelihara di sini.

Baca juga: Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Sebut Masyarakat Sudah Diperbolehkan Gelar Konser Musik Saat PSBB

Mulai dari ayam, burung dan ikan. Pengunjung nantinya bisa memberikan makan juga kepada hewan tersebut.

Melaju ke depannya, tampak saung-saung untuk beristirahat. Saung tersebut terlihat adem karena banyak pepohonan rindang.

Khusus di area belakang, disediakan menara pandang. Para pelancong dapar melihat lebih luas aliran Sungai Cisadane dan keindahan Ecofarm.

Bangunan kincir angin raksasa juga berada di belakang taman. Dikelilingi dengan pemandangan bunga-bunga yang sedap dipandang.

"Semoga pandemi berakhir dan Ecofarm ini sudah bisa dibuka. Masuknya gratis tidak dikenakan biaya," kata Aji. (dik)
 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved