Berita Tangerang Selatan

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Sebut Masyarakat Sudah Diperbolehkan Gelar Konser Musik Saat PSBB

Pemerintah Kota Tangerang Selatan memperbolehkan masyarakatnya gelar konser musik saat pembatasan sosial berskala besar atau PSBB.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie berikan penjelasan soal masyarakat yang kini diperbolehkan untuk menggelar konser musik saat PSBB Tangerang Selatan diberlakukan. Foto: Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat ditemui di Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan, Senin (22/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SETU - Walau pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Kota Tangerang Selatan telah diperpanjang lagi, Pemerintah Kota Tangerang Selatan memperbolehkan masyarakat gelar konser musik.

Terkait diperbolehkannya masyarakat gelar konser musik saat PSBB di Kota Tangerang Selatan diterangkan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

Diakui Benyamin Davnie, perpanjangan PSBB Kota Tangerang Selatan, mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Banten.

"Tentu kita melihat evaluasi PSBB yang terakhir dan telah terbitnya perpanjangan dari Bapak Gubernur (Wahidin Halim-red)"

Baca juga: Rizky Billar, Harris Vriza dan Ady Sky Main Drama Musikal di Pesta 28 Tahun ANTV Jejak Waktu

Baca juga: Masih Banyak Covid di Tingkat RT, Konser Musik dan Event Olahraga Belum Boleh Digelar di Kota Bekasi

Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Kapolri Dukung Konser Musik dan Acara Olahraga, Wali Kota Bekasi: Jangan Dulu Lah

"Kita akan perpanjang lagi PSBB sesuai dengan waktu yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi (Banten-red)," kata orang nomor dua di Kota Tangsel ini saat ditemui di Gedung DPRD Kota Tangsel, Setu, Senin (22/3/2021).

Pria yang akrab disapa Ben ini menuturkan dalam perpanjangan PSBB tahap ini pihaknya longgarkan sejumlah kebijakan.

Salah satu pelonggaran kebijakan yakni berupa diperbolehkannya kembali kegiatan konser musik.

Menurutnya, kegiatan konser musik bisa digelar dengan pembatasan-pembatasan aturan yang telah memenuhi penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Tentunya bagaiamanapun penyelenggaraannya nanti harus koordinasi atau laporan ke Satgas Covid setempat"

"Kalau kelurahan nanti tinggal lapor ke kelurahan," jelas Ben.

"Nanti diukur sejauh mana kelaikannya, kalau bolehnya sudah boleh asal jangan panggung besar"

"kalau panggung besar masih kita batasi dulu, panggug besar kan pertunjukan musik yang penontonnya ribuan," lanjutnya.

Kata Ben, kebijakan tersebut guna mengakomodasi sejumlah usaha yang bergerak dalam bidang permusikan.

"Ini kita mengakomodir teman-teman yang suka ada di hajatan, resepsi, yang kecil-kecil seperti itu," pungkasnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved