Breaking News:

PP PBSI

Hindari Kasus di All England 2021, PP PBSI Hanya Mengirim 11 Pemain Pelapis ke Orleans Masters 2021

PP PBSI mengirim sebelas pemain di turnamen Orleans Masters 2021 di Palais Des Sports, Orleans, Perancis, pada 23-28 Maret mendatang.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
Humas PBSI
Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Meski usai kecewa dengan pemunduran paksa tim bulu tangkis Indonesia di All England 2021, Pengurus Pusat  Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) tetap berusaha menjaga prestasi tim bulu tangkis Tanah AIr.

PP PBSI mengirim sebanyak sebelas pemain ke turnamen Orleans Masters 2021 yang digelar di Palais Des Sports, Orleans, Perancis, pada 23-28 Maret 2021 .

PP PBSI melepas seluruh pemain pada Sabtu (20/3/2021) untuk tampil di turnamen level Super 100 itu.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, menyatakan bahwa Orleans Masters 2021 akan menjadi kesempatan para pemain pelapis untuk unjuk gigi di level internasional.

"Pertama, kami harap mereka bisa melakukan perjalanan dengan lancar dan tanpa hambatan hingga tiba di sana," kata Rionny dikutip dari badmintonindonesia.org.

Baca juga: Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna Sebut Tim Bulu Tangkis Indonesia Calon Juara dan Tak Kalah

Baca juga: Usai Diusir dari All England 2021, Pemain Bulu Tangkis Indonesia Senang Pulang Minggu (21/3/2021)

Baca juga: Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky Beberkan Kekurangan Pebulutangkis Indonesia

"Ini adalah kesempatan yang baik bagi mereka karena ke depannya. Kami belum tahu ada turnamen apa lagi untuk mereka ini. Kondisi pandemi Covid-19 membuat banyak turnamen dibatalkan," ujar Rionny.

Rionny berharap, para pemain pelapis ini mampu menunjukkan penampilan terbaik, karena di pundak merekalah tongkat estafet kejayaan bulutangkis Indonesia akan diteruskan.

"Secara persiapan, mereka sudah baik dan saya berharap mereka bisa melakukan yang terbaik. Tim ini adalah tulang punggung bulutangkis Indonesia ke depan," tegas Rionny.

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi, Rionny mengingatkan kepada seluruh tim agar mempelajari peraturan yang berlaku di negara tujuan.

Juga setibanya di sana untuk langsung berkoordinasi dengan BWF dan panitia setempat, apa saja yang harus dipatuhi dan dilaksankan terkait protokol kesehatan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved