Duel Catur
Heboh dan Live Streaming Duel Pecatur Dewa Kipas vs GM Irene Sukandar Berhadiah Rp 150 Juta
Duel catur antara Dewa Kipas dan Grand Master Catur Wanita Indonesia diprediksi bakal menyedot perhatian dunia maya.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Duel catur antara Dewa Kipas dan Grand Master Catur Wanita Indonesia diprediksi bakal menyedot perhatian dunia maya.
Apa lagi penyelenggaranya Deddy Corbuzier yang dikenal di dunia selebritas dan dunia maya.
Akun youtube Deddy Corbuzier, misalnya, memiliki subsribe hingga 13,8 juta.
Baca juga: Mendag Lutfi Akui Beri Insttruksi Impor Beras, Tidak Ada Niatan Hancurkan Harga di Tingkat Petani
Baca juga: Usai Diusir dari All England 2021, Pemain Bulu Tangkis Indonesia Senang Pulang Minggu (21/3/2021)
Baik Dadang Subur sang pemilik nama asli Dewa Kipas dan Grand Master (GM), Irene Kharisma Sukandar sudah diwawancarai Deddy Corbuizer sehingga muncul ide mempertemukannya.
Duel itu memperebutkan hadiah Rp 150 juta dari kocek mater Deddy.
Irene Kharisma Sukandar, menepis label mata duitan yang dituduhkan kepadanya terkait duel tersebut.
Dadang Subur, figur di balik akun Dewa Kipas, yang menjadi buah bibir jagat catur virtual Chess.com via tingkat akurasi langkah di luar nalar, bersedia membuktikan kapasitasnya di dunia nyata dengan duel melawan GM Irene Sukandar.
Baca juga: Sedang Viral Usai Dibahas Deddy Corbuzier, Begini Kata Dadang Subur Dewa Kipas Soal BERHENTI CATUR
Duel bernilai hadiah total 150 juta rupiah yang difasilitasi oleh Deddy Corbuzier itu akan digelar pada Senin (22/3/2021) pukul 15.00 WIB.
“Kalah menang dapat semuanya,” kata Deddy Corbuzier memastikan bahwa dua pecatur yang terlibat pasti bakal pulang dengan kantong tebal.
Nominal total hadiah itu sempat menimbulkan tuduhan tak sedap buat GM Irene Sukandar.
Tak sedikit warganet menginterpretasikan ujaran pecatur kelahiran 1992 tersebut di siniar alias podcast bareng Deddy Corbuzier pada Jumat (19/3/2021) silam, sebagai bentuk sikap mata duitan.
Baca juga: Pemprov DKI Bakal Bangun 4 Fasilitas Canggih Pengelolaan Sampah di Dalam Kota
“Misalkan dari mas Deddy mau mensponsori dan jumlahnya pas, oke,” kata Irene Sukandar ketika ditanya soal kesediaan bermain dalam duel pembuktian melawan Dewa Kipas.
Mengenai hal tersebut, pada hari yang sama, Irene Sukandar segera memberikan penjelasan lebih lanjut via kanal YouTube pribadinya.
Menurut Irene Sukandar, ujaran terkait bayaran dalam siniar bersama Deddy Corbuzier justru menjelaskan statusnya sebagai seorang pecatur profesional.
“Catur adalah profesi saya. Saya menginginkan adanya apresiasi. Misal penyanyi profesional jika diminta menyanyi di suatu tempat, pasti akan meminta hadiah atau bayaran, begitu juga pecatur profesional, itu di satu ranah yang sama,” kata Irene Sukandar.
Irene Sukandar lantas mengambil gelaran Indonesia Open Chess 2013 sebagai jalan penjelasan.
Menurut Irene, lumrah bagi seorang pecatur, apalagi dengan titel Grand Master untuk mendapatkan insentif yang layak.
Keberadaan pecatur bertitel Grand Master secara langsung akan mendongkrak prestise sebuah ajang.
Baca juga: Krisdayanti dan Raul Lemos Rayakan Ulang Tahun ke-10 Pernikahan Lewat Video Call
Gengsi ajang catur internasional, Indonesia Open Chess 2013, juga terangkat berkat kehadiran nama-nama besar Grand Master dunia semodel Nigel Short (Inggris), Aleksandr Moiseenko (Ukraina), Hoang Thanh Trang (Hongaria), serta Antoaneta Stefanova (Bulgaria), yang tentu tidak datang secara gratisan.
Fakta tersebut justru menjadi bukti bahwa catur bisa menghidupi.
Irene yang mengaku butuh berjuang selama 9 tahun demi mendapat titel Grand Master, berkata bahwa berkarier di dunia catur menjanjikan prospek yang cerah.
Ia mantap menepis anggapan yang menyebut bahwa catur tidak menghasilkan.
Baca juga: Cegah Kerumunan Pendukung, Sidang Rizieq Shihab Selanjutnya Bakal Dijaga 1.460 Polisi
“Catur sebenarnya cukup menjanjikan. Kalau misalnya stigma soal catur tidak ada uangnya didengar oleh generasi penerus, teman-teman di level junior, atau anak-anak yang sedang berlatih catur, hal ini menjadikan mereka tidak memiliki motivasi lagi,” kata Irene yang berkat catur bisa mendapatkan beasiswa penuh saat kuliah.
Seperti diketahui, Irene Kharisma Sukandar selaku pecatur putri Indonesia dengan titel Grand Master telah menyanggupi pertandingan ekshibisi melawan Dadang Subur alias Dewa Kipas.
Jadwal pertandingan antara GM Irene Sukandar dan Dewa Kipas pun sudah diumumkan oleh Deddy Corbuzier selaku pihak yang memfasilitasi duel tersebut.
Baca juga: Rizky Pora Kapten Tim Barito Putera Targetkan Bisa Lolos Fase Grup A
Lewat akun Instagram pribadinya, Deddy Corbuzier mengumumkan bahwa duel GM Irene Sukandar vs Dewa Kipas akan berlangsung pada Senin (22/3/2021).
Ini menjadi akhir penantian bagi Dadang Subur selaku pemilik akun Dewa Kipas di situs catur virtual Chess.com.
Sebab, Irene Sukandar sebelumnya sempat menolak rencana duel tersebut.
Kendati sempat menolak, Irene Sukandar pada akhirnya menyanggupi duel ekshibisi melawan Dewa Kipas.
“Ada klarifikasi sedikit, tapi menarik. Irene baru saja mengontak manajemen saya. Jadi, menurut beliau bahwa saat ditolak itu (jawaban datang) dari manajernya,” kata Deddy Corbuzier menjelaskan kronologi via Instagram.
Baca juga: Jelang Tampil di Piala Menpora 2021, Bagus Nirwanto Akui Pemain PSS Butuh Beradaptasi Cuaca Dingin
“Manajernya saat itu lagi berkomunikasi sama perwakilan dari Kemenpora dan PB Percasi. Belum dapat izin untuk bertanding pada saat itu, karena sudah ada tantangan terbuka dari perwakilan Kemenpora untuk Dewa Kipas, yaitu (atas nama) Anjas Novita,” ujar Deddy Corbuzier melanjutkan.
“Alasan Irene menolak bukan karena takut. Tapi, karena manajer Irene pada saat itu belum dapat jawaban dari instansi (Kemenpora),” ucapnya lagi.
Menjelang duel, Deddy Corbuzier menyebut bahwa Irene Sukandar "1.000" persen siap melawan Dewa Kipas.
Saat menghadiri podcast Deddy Corbuzier, Irene Sukandar dengan yakin menyebut bahwa kehebatan akun Dewa Kipas di Chess.com adalah muslihat belaka.
Pernyataan itu muncul setelah Irene Sukandar ditanya soal apakah ada kemungkinan Dewa Kipas melakukan siasat kebohongan di balik torehan akurasi langkah yang impresif di Chess.com.
Baca juga: Krisdayanti Sebut Momen Ashanty Menangis Saat Dibasuh Kakinya Oleh Aurel Sangat Natural
"Sesuai data, yes. 95 persen (bohong). Catur itu ilmu. Jadi, saya rasa tidak ada misalkan datang pendekar dari gunung, turun ke kota, tiba-tiba jago, itu kan komik,” kata Irene yang beberapa waktu lalu sempat melayangkan surat terbuka untuk Deddy Corbuzier terkait polemik Dewa Kipas.
Adapun sosok Dadang Subur alias Dewa Kipas mulai dikenal luas setelah dirinya mengalahkan akun GiothamChess milik pecatur berlabel International Master (IM), Levy Rozman.
Sejak saat itu, nama Dewa Kipas meroket hingga akunnya di Chess.com diblokir oleh tim analis algoritma karena dianggap melanggar fair play.
Sejumlah pengamat catur pun menemukan banyak kejanggalan dalam fenomena Dewa Kipas di ranah virtual yang sempat menyapu bersih kemenangan dalam 27 gim beruntun.
Salah satu yang paling disorot adalah akurasi langkah Dewa Kipas pada rentang 22 Februari sampai 2 Maret 2021 yang berkisar di antara 90-99 persen.
Bentang persentase akurasi langkah itu sulit dipercaya, bahkan
Baca juga: Kapten Rizky Pora Targetkan Barito Putera Bisa Lolos Fase Grup A Piala Menpora 2021
untuk level pemain profesional sekalipun.
“Dengan grafik permainan dia, seharusnya sudah bisa jadi juara dunia,” kata Irene Sukandar menanggapi statistik nyaris sempurna milik Dewa Kipas.
Sebelum mewawancarai Irene Sukandar, Deddy Corbuzier mewawanacari Dadang Subur si Dewa Kipas.
Dadan Subur ditemani anaknya karena dia sebenarnya gaptek dan tak bisa bahasa Inggris.
Semua komunikasi lewat anaknya.
Baca juga: Saat Lee Min Ki dan Nana Tinggal Satu Rumah dalam Drama Korea Terbaru Oh My Ladylord
Namun kemampuannya bermain catur luar biasa.
Ini karena ia benar-benar mengauasai dunia catur bahkan semua permainannya dicatat.
Deddy Corbuzier sendiri tampak terpesona dengan kemampuan Dadang Subur sehingga memberi judul Dewa Kipas menggelegar dan memang pantas disandangkan kepada tamunya itu.
Duel antara Irene Sukandar dan Dewa Kipas diharapkan bisa melahirkan jawaban terbaik soal perdebatan itu.
Berikut jadwal duel ekshibisi Irene Sukandar vs Dewa Kipas: Senin, 22 Maret 2021 GM Irene Sukandar vs Dewa Kipas - disiarkan secara langsung lewat kanal YouTube Deddy Corbuzier, mulai pukul 15.00 WIB.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Catat! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Duel GM Irene Sukandar Vs Dewa Kipas",
Penulis : Benediktus Agya Pradipta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dewa-kipas-dan-gm-catur-wanita-irene-sukandar.jpg)