Selasa, 14 April 2026

Vaksinasi Covid19

Anies-Ariza Lebih Prioritaskan Kelompok yang Berhak Divaksin Covid-19 Ketimbang Mereka

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Ariza Patria lebih memprioritaskan kelompok yang berhak untuk divaksin.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Ariza Patria menyatakan, dia dan Gubernur DKI Anies Baswedan lebih memprioritaskan kelompok yang berhak untuk divaksinasi Covid-19, dibanding mereka. Padahal, mereka sudah bisa divaksin setelah tiga bulan terpapar Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Ariza Patria lebih memprioritaskan kelompok yang berhak untuk divaksinasi Covid-19, dibanding mereka.

Padahal, Anies dan Ariza sudah bisa divaksin setelah tiga bulan terpapar Covid-19.

“Saya dan Gubernur terpapar pas Desember 2020 kemarin. Bisa divaksin setelah tiga bulan, kapan sebaiknya? Saya tunggu kabar, tapi kami prioritaskan yang lebih berhak,” ujar Ariza di Balai Kota DKI, Kamis (18/3/2021).

Meski Ariza dan Anies dituntut menjadi teladan warganya terhadap program vaksinasi yang digencarkan pemerintah pusat, namun mereka sepakat agar mendahulukan kelompok yang berhak untuk mendapatkan vaksin.

Dia berharap, khalayak dapat memaklumi keputusan tersebut.

Baca juga: Stok Habis, Pemerintah Kabupaten Bekasi Minta Jatah Vaksin Covid-19 Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Baca juga: IDI Minta Jangan Ada Diskriminasi Jika Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Bepergian

Baca juga: Disperindag Kota Tangsel Utamakan Pedagang Pasar Moderen Mendapat Vaksin Covid-19

“Kalau ada yang lebih berhak, kami dahului yang berhak. Justru pemimpin itu kan harus memberi teladan di satu sisi, tapi di sisi lain harus memperdulikan rakyat,” kata Ariza.

Dalam kesempatan itu, Ariza juga meminta kepada keluarga anggota DPRD DKI Jakarta untuk bersabar dalam proses vaksinasi Covid-19.

Saat ini, pemerintah masih fokus memvaksinasi sejumlah pihak yang ditelah ditetapkan sebagai penerima vaksin.

“Orang yang diberikan (vaksin Covid-19) ada tahapannya, pertama nakes, lalu pedagang, pendidik, lansia, aparat TNI dan Polri serta lainnya. Bagi yang belum berhak, bersabar saja,” ucap Ariza.

“Tidak usah khawatir pada waktunya akan menerima. Jadi, sebelum dan sesudah (divaksin) tetap patuhi prokes,” tambah Ariza.

Hal itu dikatakan Ariza untuk menanggapi adanya rencana vaksinasi kepada keluarga DPRD yang dilakukan Dinas Kesehatan DKI. Bahkan Ariza akan mengecek kabar mengenai keluarga anggota dewan sudah ada yang divaksin lebih dulu.

“Saya baru tahu informasinya, nanti akan kami cek kebenarannya. Tapi, prinsipnya seluruh warga Jakarta akan mendapatkan vaksin sesuai tahapan dan urutannya,” jelas Ariza.

Baca juga: Kini Semua Lansia Bisa Divaksin Covid-19 di Sentra Vaksinasi Istora Senayan, Begini Syaratnya

Baca juga: Masa Simpan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Sampai Akhir Mei 2021, Kemenkes Yakin Bisa Segera Dihabiskan

Baca juga: Pemkot Tangsel Gelar Penyuntikan Vaksin Covid-19 Bagi Pedagang Pasar Moderen dan Tradisional

Seperti diketahui, Anies dan Ariza sempat terpapar Covid-19 pada tahun 2020 lalu. Tepatnya, Ariza dinyatakan terpapar Covid-19 pada Minggu, 29 November 2020 lalu, sedangkan Anies terpapar pada Selasa, 1 Desember 2020 lalu.

Alih-alih mengambil cuti karena terpapar Covid-19, mereka berdua justru tetap memimpin Ibu Kota dari rumah alias bekerja dari rumah. Ariza menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya di Kuningan, Jakarta Selatan, sedangkan Anies di rumah dinasnya di Menteng, Jakarta Pusat.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved