Berita Daerah
Pengikut Kelompok Mandi Bugil Aliran Hakekok Ingin Kaya Raya tapi Gagal, Polisi Temukan Kondom
Kelompok aliran hakekok yang mandi bugil bersama ternyata sudah lama. Para pengikut mengaku ingin cepat kaya tapi gagal
WARTAKOTALIVE.COM, PANDEGLANG -- Kelompok aliran hakekok yang mandi bugil bersama ternyata sudah lama.
Para pengikut mengaku ingin cepat kaya yang dijanjikan kelompok aliran tersebut.
Polisi membawa kelompok itu untuk diperiksa, selain meresahkan, juga ditemukannya alat kontrasespi berupa kondom.
Baca juga: 4 Fakta Aliran Sesat Hakekok Ritual Mandi Bersama Tanpa Busana di Kebun untuk Tebus Dosa
Baca juga: Seskab Era SBY Dipo Alam Tuding Moeldoko Rusak Adab Kekeluargaan TNI karena Tergoda Kekuasaan
Kelompok yang mengikuti ajaran Hakekok muncul di pedalaman Kabupaten Pandeglang, Banten.
Mereka terdiri dari orang-orang di Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis, yang awalnya dijanjikan kekayaan jika menjadi pengikut.
Kelompok tersebut diamankan Polres Pandeglang saat tengah melakukan ritual mandi telanjang bersama, Kamis (11/3/2021).
Ada 16 orang yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari laki-laki dan perempuan dewasa serta 3 anak-anak.
Baca juga: Seskab Era SBY Dipo Alam Tuding Moeldoko Rusak Adab Kekeluargaan TNI karena Tergoda Kekuasaan
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pandeglang, Hamdi Ma'ani, mengatakan, kelompok pengikut ajaran Hakekok sudah terdeteksi sejak bertahun-tahun lalu dan pernah dibina oleh MUI setempat.
"Sudah bertahun-tahun, pemimpin ajaran Hakekok ngakunya punya komitmen sama Imam Mahdi, siapa yang jadi pengikut dijanjikan akan kaya raya," kata Hamdi kepada wartawan di Pandeglang, Jumat (12/3/2021).
Termasuk pemimpinnya yang bernama Arya, kata Hamdi, jumlah pengikut ajaran Hakekok ada 16 orang.
Mereka sudah bertahun-tahun menjadi pengikut dan berharap kaya raya.
Baca juga: VAKSIN Nusantara Pertama di Dunia Dikritik Presiden Jokowi hingga Penny Lukito, Ini Klaim Terawan
Namun harapan untuk kaya tidak pernah terwujud, hingga akhirnya, kata Hamdi, mereka bosan menunggu dan memutuskan untuk menyucikan diri dengan mandi telanjang bersama.
"Akhirnya setelah melakukan rajaban kemarin, mereka memutuskan untuk menyucikan diri, bebersih dan bubar," kata Hamdi.
Saat tengah melakukan ritual mandi di tengah perkebunan kelapa sawit, polisi kemudian mengamankan mereka dan membawanya ke Polres Pandeglang untuk dilakukan pemeriksaan.
Hamdi sendiri sudah menemui 16 orang tersebut, termasuk pimpinan Hakekok, Arya. Kepada Hamdi, Arya mengakui salah dan ingin tobat serta siap dibina.
Rencananya, 16 Orang tersebut akan dibawa ke rumah singgah sembari dilakukan pembinaan.
Baca juga: Yuri Gagarin Trending, Anies Baswedan Pamer Patungnya, Netizen: Bukankah Yuri Gagarin itu Komunis?
Ditemukan Kondom
Belasan pria, wanita, dan anak-anak telanjang mandi bersama di tengah perkebunan sawit.
Ritual tersebut diklaim untuk membersihkan dosa.
Alat kontrasepsi berupa kondom jadi bukti saat pimpinan ajaran tersebut ditangkap.
Mereka mandi bersama di penampungan air PT GAL di Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Kamis (11/3/2021).
Hal tersebut pun sontak membuat geger masyarakat.
Sebanyak 16 orang tersebut akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian Polres Pandeglang.
"Ada 16 orang yang diamankan, terdiri dari lima perempuan dewasa, delapan laki-laki, dan tiga anak-anak," kata Wakapolres Pandeglang, Kompol Riky Crisma Wardana.
Baca juga: Javier Zanetti Menyatakan Inter Milan tidak akan Merekrut Lionel Messi dari Barcelona
Awalnya hal tersebut terungkap dari laporan warga, yang menilai adanya kejanggalan dari ritual tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, ritual sesat itu dilakukan bertujuan untuk membersihkan diri dari segala dosa dan menjadi lebih baik.
Dibawa Pria Asal Bogor
Kompol Riky Crisma Wardana juga mengatakan, ajaran Hakekok pertama kali dibawa oleh E yang kini sudah meninggal.
Kemudian diteruskan oleh warga berinisial A pria yang berusia 52 tahun.
A mengaku murid seorang pemimpin ajaran tersebut yang berasal dari Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Riky meminta masyarakat Pandeglang khususnya di Kecamatan Cigeulis untuk tidak khawatir dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh kelompok tersebut.
Lantaran kasus tersebut sudah ditangani oleh kepolisian.
Baca juga: Forza Horizon 4 Jadi Video Game Esports Balap Mobil Terpopuler di Steam
Bupati Pandeglang Buka Suara
Bupati Pandeglang, Irna Narulita, mengatakan siap untuk melakukan pembinaan terhadap 16 orang penganut aliran sesat Hakekok.
Pembinaan tersebut juga akan bekerjasama dengan MUI.
Irna merasa prihatin aliran sesat muncul di daerahnya yang berjuluk kota santri.
"Prihatin kita semua, hal-hal tidak kita duga, harus kita rembukan sama-sama," kata Irna.
Dikutip dari Tribunnews.com, dalam kasus tersebut, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah pimpinan aliran Hakekok berisial A.
Di mana polisi mengamankan keris, kemenanyan, hingga alat kontrasepsi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi 16 Orang Ritual Mandi Bugil Bersama, Ikut Ajaran Hakekok karena Dijanjikan Kaya", Penulis : Kontributor Banten, Acep Nazmudin
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ritual Mandi Bersama Pria, Wanita dan Anak-anak Aliran Hakekok, Alat Kontrasepsi jadi Bukti, Penulis: garudea prabawati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rumah-pimpinan-hakekok.jpg)