Minggu, 19 April 2026

Warga Perumahan Bugel Karawaci Diserang Wabah DBD, PMI Kota Tangerang Lakukan Dua Langkah Ini

Mengantisipasi merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) PMI Kota Tangerang melakukan penyuluhan tentang gerakan 3M Plus

Editor: Dedy
Warta Kota/Andika Panduwinata
Mengantisipasi merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) PMI Kota Tangerang melakukan penyuluhan tentang gerakan 3M Plus dan penyemprotan fogging di rumah-rumah warga. Hal ini dilakukan untuk memberantas bibit-bibit nyamuk Aedes Aegypti. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG --- Setelah musim penghujan, penyakit demam berdarah mulai merebak di Kota Tangerang.

Hal ini terjadi beberapa kasus di tiap-tiap pemukiman penduduk.

Seperti dialami warga lingkungan RW 06 Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Petugas PMI setempat pun melakukan penyemprotan di lokasi tersebut.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat, kalau ada sejumlah warga yang terjangkit demam berdarah,” ujar Kepala Divisi Sosial PMI Kota Tangerang, Bunga Novi kepada Wartakotalive.com, Selasa (9/3/2021).

Mengantisipasi merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) PMI Kota Tangerang melakukan penyuluhan tentang gerakan 3M Plus dan penyemprotan fogging di rumah-rumah warga.

Hal ini dilakukan untuk memberantas bibit-bibit nyamuk Aedes Aegypti.

Langkah tersebut diambil Ketua Bidang Komunikasi dan Publikasi PMI Kota Tangerang Andri Permana.

Lantaran di wilayah RW 6 Perumahan Bugel Mas sudah ada yang diduga terkena penyakit DBD.

“Kegiatan fogging ini atas permintaan masyarakat, setelah sejumlah warga di kawasan perumahan ini diketahui menjadi korban gigitan nyamuk pembawa virus dengue,” ucapnya.

“Ini inisiatif kami dari pengurus PMI Kota Tangerang, Kelurahan dan Kecamatan karena sudah ada beberapa warga yang kena DBD karena gejala-gejalanya seperti meriang, bintik-bintik di bagaian tubuh dan badan yang terasa ngilu,” papar Bunga lagi.

Ketua Bidang PMI Kecamatan Kota Tangerang, Andri Permana, mengatakan, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan puskesmas setempat.

“Sekarang kita bersama-sama masyarakat mulai dari keluarga menggalakkan hidup bersih dan sehat, kebersihan lingkungan dari genangan air tempat perkembangan nyamuk, begitupun di dalam rumah dengan gerakan 3M Plus,” kata Andri.

Galakan 3M plus

Selain itu Junaedi Lurah Bugel Mas juga mengatakan 3M plus seperti membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya,

Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.

“Plus-nya yaitu kegiatan pencegahan DBD lainnya, seperti menaburkan bubuk larvasida (lebih dikenal dengan bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan,” ungkapnya.

Endra Gunawan Ketua RW 06 Perumahan Bugel Mas mengapresiasi kegiatan fooging yang dilaksanakan bersama PMI Kota Tangerang. Menurut dia, upaya pencegahan penyakit DBD perlu dilakukan, agar virus yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti itu tidak menjangikiti masyarakat.

“Pemberantasan sarang nyamuk dengan cara difogging adalah upaya pencegahan virus BDB. Hari ini, kami bersama PMI Kecamatan Kota Tangerang melakukan fogging. Kami ucapkan terima kasih dan semoga PMI terus bermanfaat untuk orang banyak,” beber Endang.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved