Kurangi Luapan Kali Cakung Dinas BMSDA Bangun 6 Polder Air Dua Diantaranya di Graha Indah dan Kranji
“Sudah ada 37 polder yang telah kami bangun di 11 kecamatan. Hanya Kecamatan Pondok Gede saja yang belum dibangun polder,” ucap Zainal.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Guna mengurangi luapan air di Kali Cakung, Pemerintah Kota Bekasi membangun enam polder air yang tersebar beberapa titik.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas BMSDA Kota Bekasi, Zainal Abidin, menuturkan, tahun ini akan mengejar rencana pengerjaan proyek dua atai tiga polder yang telah dipetakan.
“Sepertinya paling enggak minimal dua dulu diproses, di Graha Indah dan Kranji di Jalan Ngurah Rai. Kota bintang juga sedang kami diskusikan,” katanya kepada Wartakotalive.com, Senin (8/3/2021).
Di Graha Indah, Jatiasih, polder rencananya akan dibangun di lahan seluas 1,1 hektar. Sedangkan di Jalan I Gusti Ngurah Rai, lahan yang disediakan lebih dari 2 hektar.
Saat ini, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bekasi sedang memetakan lahan mana saja yang harua dibebaskan.
Sementara itu, pihaknya sedang berfokus untuk menjalin kerjasama dengan BBWSCC untuk penambahan anggaran pembangunan fisik.
“Pembebasan lahan Pemkot, kalau pembangunannya akan kami jajaki ada kerjasama dengan BBWSCC. Nilainya masih dalam hitungan. Setelah lahan dibebaskan, baru ada penlok, kemudian DED, baru ada fisiknya,” ujar Zainal.
Zainal menjelaskan pembangunan polder merupakan salah satu upaya Pemkot Bekasi untuk mengurangi debit air imbas luapan Kali Cakung yang selama ini merendam kawasan Perum Nasio, Graha Indah dan kawasan lain.
“Ini adalah upaya kami untuk pengendalian banjir antara lain untuk membuat sumur resapan. Paling tidak ada suatu hal yang kami kerjakan untuk mengurangi banjir di Kota Bekasi,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Wartakotalive.com, sebanyak 37 polder air telah dibangun Pemerintah Kota Bekasi.
Polder tersebut tersebar di 11 dari 12 kecamatan yang dilewati 9 aliran kali atau sungai, yakni Kali Cakung, Sungai Cikeas, Kali Jatikramat, Kali Bekasi, Kali Jatiluhur, Kali Siluman, Kali Pete, Kali Asem dan Kali Bancong.
“Sudah ada 37 polder yang telah kami bangun di 11 kecamatan. Hanya Kecamatan Pondok Gede saja yang belum dibangun polder,” ucap Zainal.
Fokus tangani banjir
Di tahun 2021 ini, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan pihaknya akan berfokus untuk menanggulangi banjir di sepanjang aliran Kali Cakung.
Dirinya bahkan telah menyusuri aliran Kali Cakung dari hulu hingga hilir dalam rangka pengendalian banjir dan pemetaan pembuatan 6 polder air sebagai prototype, guna menambah wilayah resapan air.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wali-kota-bekasi-bersiap-susuri-kali-cakung.jpg)