Breaking News:

Banjir Bekasi

Cegah Banjir, Dinas BMSDA Kota Bekasi Kebut Proyek Pembangunan Dua Polder Kali Cakung

Cegah Banjir, Dinas BMSDA Kota Bekasi Kebut Proyek Pembangunan Dua Polder Kali Cakung

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Rangga Baskoro
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersiap menyusuri Kali Cakung untuk melihat kemungkinan pembangunan polder banjir guna mengatasi banjir di Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas BMSDA Kota Bekasi, Zainal Abidin menjelaskan pada dasarnya, terdapat 37 polder air yang telah dibangun Pemkot Bekasi.

Polder tersebut tersebar di 11 dari 12 kecamatan yang dilewati 9 aliran kali atau sungai, yakni Kali Cakung, Sungai Cikeas, Kali Jatikramat, Kali Bekasi, Kali Jatiluhur, Kali Siluman, Kali Pete, Kali Asem dan Kali Bancong.

"Sudah ada 37 polder yang telah kami bangun di 11 kecamatan. Hanya Kecamatan Pondok Gede saja yang belum dibangun polder," ucap Zainal.

Baca juga: Drama Korea The Penthouse Season Pertama Episode Terakhir Tentukan Nasib Yoon He di RCTI+

Keseriusan Pemkot Bekasi guna mengurangi luapan air di Kali Cakung ditunjukkan dengan rencana pembangunan 6 polder air yang tersebar beberapa titik.

Zainal menuturkan tahun ini akan mengejar rencana pengerjaan proyek dua atai tiga polder yang telah dipetakan.

"Sepertinya paling enggak minimal dua dulu diproses, di Graha Indah dan Kranji di Jalan Ngurah Rai. Kota bintang juga sedang kami diskusikan," katanya.

Baca juga: Drawing Piala Menpora 2021 Dilakukan Pukul 19.30 WIB, Roy Suryo Puji Kinerja Menpora Zainudin Amali

Sementara, pembangunan polder di Graha Indah, Jatiasih rencananya akan dibangun di lahan seluas 1,1 hektar.

Sedangkan di Jalan I Gusti Ngurah Rai, lahan yang disediakan lebih dari 2 hektar.

Saat ini, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bekasi sedang memetakan lahan mana saja yang harua dibebaskan.

Sementara itu, pihaknya sedang berfokus untuk menjalin kerjasama dengan BBWSCC untuk penambahan anggaran pembangunan fisik.

"Pembebasan lahan Pemkot, kalau pembangunannya akan kami jajaki ada kerjasama dengan BBWSCC. Nilainya masih dalam hitungan. Setelah lahan dibebaskan, baru ada penlok, kemudian DED, baru ada fisiknya," ujar Zainal.

Zainal menjelaskan pembangunan polder merupakan salah satu upaya Pemkot Bekasi untuk mengurangi debit air imbas luapan Kali Cakung.

Limpasan itu merendam kawasan Perum Nasio, Graha Indah dan kawasan lain.

"Ini adalah upaya kami untuk pengendalian banjir antara lain untuk membuat sumur resapan. Paling tidak ada suatu hal yang kami kerjakan untuk mengurangi banjir di Kota Bekasi," katanya. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved