Breaking News:

Piala Menpora 2021

Piala Menpora, Eks Striker Persija Jakarta dan Persebaya Rishadi Fauzi Minta Supoter Mematuhi Aturan

Eks Striker Persija Jakarta dan Persebaya, Rishadi Fauzi mengaku mendukung penuh kesuksesan Piala Menpora 2021 dan berharap suporter patuhi aturan.

Kolase Wartakotalive.com/Istimewa
Eks Striker Persija Jakarta dan Persebaya, Rishadi Fauzi mengaku mendukung penuh kesuksesan Piala Menpora 2021 dan berharap suporter patuhi aturan. 

Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Ahmad Ramadhan, mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan izin laga uji coba Timnas Indonesia U-23 dengan dua klub Liga 1 pada tanggal 5 dan 7 Maret 2021.

Hal itu ia katakan usai pihaknya kembali melakukan koordinasi dengan PSSI.

Sebelumnya, laga uji coba Timnas U-23 kontra Tira Persikabo pada Rabu (3/3/2021) malam dibatalkan satu jam sebelum kick-off, lantaran panitia penyelenggara tidak mengantongi izin dari pihak kepolisian.

"Hasil koordinasi pihak PSSI dan Mabes Polri memutuskan pertandingan tetap berlangsung dan direncanakan di tanggal 5 Maret 2021 untuk pertandingan pertama"

"Kemudian pertandingan kedua dilaksanakan pada tanggal 7 Maret 2021,” kata Ahmad Ramadhan.

“Pertandingan itu dilangsungkan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Pertandingan yang pertama tanggal 5 Maret 2021 akan berlangsung antara Timnas U-23 melawan Tira Persikabo"

"Pertandingan kedua adalah Timnas U-23 berhadapan dengan Bali United. Waktu pertandingan pukul 19.00 WIB,” jelasnya.

Menpora Zainudin Amali yang telah mengetahui jadwal tersebut mengatakan dirinya bakal memantau langsung di dua laga uji coba itu.

Zainudin ingin memastikan pertandingan berjalan sesuai ketentuan penerapan protokol kesehatan atau tidak.

Dua laga uji coba Timnas U-23 ini jadi salah satu uji coba sebelum akhirnya menggelar turnamen pramusim Piala Menpora 2021 pada 21 Maret mendatang.

"Tadi ada ketua penyelenggara. Dia sampaikan detail jam per jam. Sebelum pertandingan jam 8 (malam) itu harus apa saja, seperti Stadion di desinfektan, dan lain-lain,” kata Zainudin.

"Saya usahakan, hadir di lapangan saat dua pertandingan uji coba itu. Saya mau lihat dua laga uji coba itu," ujar Zainudin.

"Sebab, ini rekomendasi dari kami. Jadi, saya mau memastikan langsung itu dijalankan sesuai apa yang dijalankan atau tidak. Ya sebagai bentuk pengawasan,” ucap Zainudin.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, menjelaskan bahwa pihaknya bertemu dengan Zainudin untuk melaporkan masalah pembatalan laga uji coba Timnas U-23 kontra Tira Persikabo pada Rabu (3/3/2021) malam.

Saat bertemu Zainudin, Iwan ditemani oleh Plt Sekjen PSS Yunus Nusi, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, dan Asisten Pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto.

Iwan Budianto juga menyampaikan update persiapan Piala Menpora yang dikatakannya sempat banyak yang meragukan akibat batalnya laga uji coba Timnas U-23.

“Jadi saya datang ke sini dengan Sekjen kaitannya dengan Piala Menpora 2021"

"Akibat gagalnya pertandingan tadi malam, ada beberapa pihak menanyakan apakah Piala Menpora 2021 jadi gelar. Apakah pembuka 21 Maret dan sebagiannya,” kata Iwan.

"Oleh karena itu, kami perlu melapor ke Bapak Menpora. Sebab, title kegiatan itu kan Piala Menpora 2021"

"Kemudian, pembicaraan berkembang karena tanya laga malam batalnya karena apa," ujar Iwan.

Iwan sengaja membawa Indra Sjafri dan Nova Arianto untuk menjelaskan kepada Zainudin perihal kegiatan uji coba yang merupakan program latihan Shin Tae-yong.

“Seberapa urgen sih pertandingan uji coba malam tadi. Makanya kami juga libatkan Coach IS dan Nova sampaikan, bahwa uji coba itu rangkaian roadmap Shin Tae-yong,” ucap Iwan.

"Dalam satu bulan TC sejak 8 Februari lalu, kemudian akan direncanakan selesai 8 Maret itu harus minimal dua uji coba"

"Supaya, saya tidak terkesan mengada-ngada kaitan teknis ini nanti yang menjelaskan Indra Sjafri dan Nova kepada Pak Menteri,” jelas Iwan.

Seperti diketahui, kemarin malam Timnas U-23 batal menggelar laga uji coba dengan Tira Persikabo.

Pembatalan terjadi satu jam sebelum kick-off.

Sebabnya, pertandingan tak mengantongi izin dari kepolisian.

Usai kejadian itu PSSI langsung meminta maaf, lantaran telat mengurus surat izin pertandingan.

"PSSI mengerti dan memahami kenapa Mabes Polri belum mengizinkan pertandingan"

"Mungkin, karena izin kami (PSSI) terlalu mendadak sehingga Mabes Polri perlu melakukan kajian lebih mendalam sebelum mengeluarkan izin"

"Dengan ini PSSI meminta maaf kepada Mabes Polri yang sudah direpotkan,” kata Yunus.

(Wartakotalive.com/M21/Tribunnews.com)

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved