Rabu, 20 Mei 2026

Berita Nasional

Sering Diejek Menteri Pecatan, Rizal Ramli Bongkar Ada Peran Taipan saat Dirinya Didepak Jokowi

Rizal Ramli menyebut bahwa kepemimpinan Jokowi lemah dan tidak mandiri lantaran tak mampu menghadapi tekanan dari para taipan.

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Kontan
Rizal Ramli 

Ia menginggung ketika dirinya sempat menolak saat hendak diangkat Jokowi menjadi menteri.

Namun, karena Jokowi terus memaksa, akhirnya ia bersedia membantu sebagai Menko Kemaritiman.

Rizal Ramli justru mengaku senang dan justru tahu jika Jokowi ternyata lemah karena tidak mampu menghadapi tekanan dari taipan.

"RR malah happy-happy aja  Karena RR menolak tawaran @jokowi untuk mau jadi Menko Maritim 3x di istana Bogor bulan Agustus 2015. Baru setelah Jkw minta tolong dgn sangat, RR ok. Tapi ternyata Jkw lemah, atas tekanan taipan reklamasi & Peng-Peng, RR dipecat. Bersyukur krn jkw memble," tulis Rizal Ramli

Penjelasan dari JK terkait alasan resuffle Rizal Ramli

Beberapa waktu lalu Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) menceritakan detik-detik mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Kabinet Kerja Rizal Ramli direshuffle.

Awalnya JK menceritakan alasan di balik penggantian Rizal ketika itu.

JK mengatakan saat itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk mengganti Rizal karena sejumlah hal namun terutama karena dinilai tidak mampu memimpin dan berkoordinasi.

JK mengungkapkan saat itu Rizal dinilai tidak mampu memimpin di antaranya ditunjukkan dengan pada saat rapat koordinasi dengan para menteri yang dikoordinasikannya para menteri tersebut jarang datang dan hanya diwakili oleh Direktur Jenderal dari kementerian tersebut.

Baca juga: Siap Nikahi Nissa, Aldi Taher Ciptakan Lagu Berjudul Nissa Sabyan i Love U so Much, Berujung Bully

Selain itu, kata JK, usul Rizal terkait dengan Blok Masela saat rapat Kabinet Kerja ketika itu yang kemudian sempat disetujui Jokowi juga dianggap justru tidak tepat dan tidak menguntungkan negara.

Karena itu, Rizal dipanggil ke Istana oleh Jokowi pada 10 bulan masa jabatannya sebagai Menko Bidang Kemaritiman.

Saat itu, kata JK, Jokowi menyampaikan sendiri kepada Rizal alasan menggantinya adalah demi kebaikan Kabinet Kerja.

Namun ketika itu, kata JK, Rizal menolak dan menanyakan apa kesalahannya.

Baca juga: Mudahkan Akses Pengiriman Logistik, Kemenhub Membuka Rute Baru Tol Laut Papua-Papua Barat

Ketika itu, kata JK, Rizal bahkan sempat marah-marah dan bersikukuh meminta Jokowi menjelaskan apa kesalahannya.

Akhirnya, kata JK, Jokowi meminta Rizal untuk menunggunya di sebuah ruangan di Istana karena Jokowi harus mengurusi persoalan lainnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved