Selasa, 5 Mei 2026

Perbaikan Tanggul Jebol Sungai Citarum Sebenarnya Sudah Hampir Selesai Tapi Tertunda Karena Hal Ini

Perbaikan tanggul jebol Sungai Citarum di Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, belum juga selesai

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
Presiden RI Joko Widodo mendatangi langsung lokasi tanggul jebol di Sungai Citarum di Kampung Babakan Banten Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PEBAYURAN --- Perbaikan tanggul jebol Sungai Citarum di Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, belum juga selesai hingga saat ini, Rabu (3/3/2021).

Padahal, Presiden Joko Widodo memberikan target penyelesaian perbaikan tanggul dalam waktu dua hari saat berkunjung ke lokasi tanggul jebol tersebut pada Rabu, 24 Februari 2021.

“Hingga saat ini perbaikan tanggulnya belum selesai,” kata Camat Pebayuran, Hanip Zulkipli, pada Rabu (3/3/2021).

Ia mengungkapkan, perbaikan tanggul itu awal sudah mau selesai.

Akan tetapi, tanah turun kembali hingga satu meter. Sehingga dilakukan pekerjaan kembali.

Menurutnya, teknis pelaksanaan perbaikan ternyata tidak semudah yang dibayangkan, terlebih pada beberapa hari belakangan ini, hujan kembali turun.

“Sebelumnya sudah mau selesai, tapi tanah turun lagi ke bawah satu meter, sehingga pengerjaan-nya agak terlambat, tapi sekarang mulai dikerjakan lagi,” ujar Hanip.

Mantan Sekretaris Satpol PP ini menyampaikan, adapun perbaikan tanggul dilakukan sementara dengan menggunakan karung berisi tanah. Perbaikan dilakukan oleh Balai Besar Sungai Wilayah Sungai Citarum (BBWSC).

Sejauh ini juga perbaikan tanggul baru dilakukan di wilayah Desa Sumberurip saja, walaupun ada beberapa titik tanggul lain jebol di Pebayuran.

“Untuk di Kecamatan Pebayuran, ada delapan titik yang jebol. Tapi untuk sekarang proses perbaikan tanggul baru di sini saja Desa Sumberurip, yang lain diperbaiki secara swadaya masyarakat,” bebernya.

Kendati demikian, Hanip mengaku, tanggul yang jebol sudah tidak mengeluarkan air lagi, maupun terjadi luapan lagi.

Sebab, debit air yang berada di Sungai Citarum sudah mulai turun.

“Kondisi aman, debit air Sungai Citarum sudah normal jadi tidak ada luapan air dan juga tidak ada rembesan air meskipun perbaikan masih dilakukan secara sementara,” tutur dia.

Kemudian, untuk perbaikan rumah yang rusak dan hanyut, sampai saat ini belum bisa dilakukan, meningat harus menunggu perbaikan tanggul.

Dia juga menjelaskan, warga yang rumahnya rusak dan hanyut, masih tinggal di gedung sekolah yang berada di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Untuk di Desa Sumberurip, ada 55 rumah yang terdampak, di mana 35 rusak parah dan hanyut, serta 20 lagi rusak ringan dan sedang.

“Ada 55 lima rumah yang terdampak banjir, dan mereka masih mengungsi di gedung sekolahan. Untuk kerugian, secara keseluruhan sedang dilakukan pendataan setiap desa,” tandas Hanip.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved