Breaking News:

Berita Jakarta

Wanita Emas Ingin Mengajari Anies Cara Mengatasi Banjir dan Macet di Jakarta Semudah Membuat Donat

Wanita Emas ingin mengajari Anies Baswedan tentang cara mudah mengatasi banjir dan macet di Jakarta itu semudah membuat donat.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Panji Baskhara
Kolase Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri/Junianto Hamonangan/Tribunnews.com/Herudin/YouTube
Wanita Emas ingin mengajari Anies Baswedan tentang cara mudah mengatasi banjir dan macet di Jakarta itu semudah membuat donat. 

Rumahnya Kebanjiran

Kemarin, si wanita emas sempat datangi posko pengungsian warga Kelurahan Cipinang Melayu saat rumah mewahnya ikut terendam banjir.

Hasnaeni atau biasa dijuluki Wanita Emas (HWE) ini sempat mendatangi posko pengungsian Cipinang Melayu di Universitas Borobudur pada Sabtu (20/2/2021).

Kedatangan Hasnaeni diketahui untuk memberikan bantuan berupa sembako, obat-obatan hingga uang tunai dikala rumah mewahnya di Jalan Kemang Timur V, Jakarta Selatan terendam banjir.

Lantaran sempat mengungsi ke apartemen sebelum banjir tiba, Hasnaeni menyempatkan diri untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir lainnya.

"Ini rasa empati saya kepada masyarakat DKI. Setiap pergantian Gubernur masih hal yang sama yang sya rasakan dan saya merasakan saya korban banjir juga," katanya kepada awak media.

Tak hanya sekali kebanjiran, Hasnaeni menilai kondisi ini merupakan bagian dari krisis kepemimpinan DKI Jakarta.

Ia berharap ada langkah nyata dan konkrit dari Pemprov DKI Jakarta guna menangani banjir yang menjadi agenda musibah tahunan.

"Rumah saya rasanya bukan kali ini juga kebanjiran, dua lantai penuh. Jadi saya sangat prihatin dan saya kira kita krisis kepemimpinan di DKI ini, walaupun Gubernurnya sudah datang meninjau warganya, tapi yang saya maksud adalah bukan hanya tinjauan. Tapi action apa yang harus dilakukan sehingga tidak terjadi hal yang sama," jelasnya

"Jangan hanya retorika, mendatangi warga, mendatangi orang biar simpati, tapi butuh sesuatu. Sesuatu solusi penyelesaian tentang masalah banjir di DKI Jakarta. Karena ini Ibukota negara," tandasnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat pamer keberhasilannya mengatasi banjir di kawasan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur.

Dalam unggahan di akun instagramnya (@aniesbaswedan), mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini membandingkan kondisi terkini Cipinang Melayu dengan banjir yang terjadi pada 2017 lalu.

Ketika itu, Anies masih menjadi calon gubernur, sedangkan tampuk kepemimpinan DKI masih dikuasai Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Anies bersyukur, wilayah tersebut tahun ini tak kebanjiran.

Padahal, biasanya daerah Cipinang Melayu selalu terendam setiap tahunnya.

Warga Cipinang Melayu pun kini bisa tenang dan tak khawatir lagi dilanda bencana banjir seperti yang kerap mereka alami tahun-tahun sebelumnya.

Keberhasilan mengatasi banjir di wilayah itu disebut Anies, merupakan hasil kerja keras jajarannya yang telah belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, sehingga tahun ini kawasan Cipinang Melayu bisa bebas dari banjir.

Bagi-bagi Uang

Aksi bagi-bagi uang untuk warga RW 04 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, pada Sabtu (20/2/2021) dibubarkan petugas.

Pembubaran itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. 

Awalnya aksi bagi-bagi uang oleh Hasnaeni Moein atau disapa Wanita Emas di posko pengungsian di Universitas Borobudur berjalan lancar.

Hasnaeni menghampiri satu per satu warga di tempatnya. 

Namun warga lainnya yang mendengar adanya aksi bagi-bagi uang Rp 50.000 itu berdatangan dari berbagai penjuru.

Mereka lalu menghampiri Hasnaeni dan berkerumun untuk dapat uang.

Petugas yang melihat hal itu langsung bereaksi dan membubarkan kerumunan tersebut.

Petugas meminta warga membubarkan diri dan Hasnaeni diminta untuk menghentikan aksinya. 

“Saya minta tidak ada yang berkerumun dan warga kembali ke tempatnya masing-masing. Jangan sampai nanti di sini malah ada klaster (Covid-19) baru,” ucap petugas kepada warga.

“Tolong Pak Satpol diingatkan (warga pakai) maskernya,” sambungnya.

Sementara itu Hasnaeni yang mengenakan alat pelindung diri (APD) menuturkan aksi bagi-bagi uang tersebut untuk membantu sesama.

“Ini rasa empati saya kepada masyarakat DKI,” ucap Hasnaeni. 

Apalagi rumah Ketua Umum Partai Emas itu di kawasan Kemang, Jakarta Selatan juga ikut terendam banjir.

Ia pun meminta agar masalah klasik ini dapat diselesaikan oleh pemimpinnya.

“Hari ini juga saya merasakan, saya korban banjir juga. Rumah saya rasanya bukan kali ini juga kebanjiran, dua lantai penuh (air),” katanya.

Sementara itu kunjungan Hasnaeni ke tempat pengungsian warga RW 04 Cipinang Melayu untuk memberikan bantuan berupa masker, mi instan maupun makanan siap saja.

Wanita Emas Sebut Anies Terlalu Banyak Retorika

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut RW 04 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur bebas banjir.

Namun pada kenyataannya banjir di wilayah itu kini mencapai 3 meter. 

Ucapan itu disentil Hasnaeni Moein atau akrab disapa Wanita Emas.

Menurut Hasnaeni, Anies terlalu banyak bicara dan tidak kerja nyata untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi warganya. 

“Anies itu terlalu banyak retorika. Pemimpin itu tidak perlu banyak retorika tapi action, perbuatan yang harus dilakukan,” urainya, Sabtu (20/2/2021).

Hasnaeni yang datang ke posko pengungsian warga terdampak banjir RW 04 Cipinang Melayu di Universitas Borobudur itu meminta Anies agar mengatasi banjir yang rutin terjadi setiap tahun. 

“Jangan hanya retorika, mendatangi warga, mendatangi orang biar simpati, tapi butuh sesuatu. Sesuatu solusi penyelesaian tentang masalah banjir di DKI Jakarta,” tegas Hasnaeni. 

Apalagi rumah Ketua Umum Partai Emas itu di kawasan Kemang, Jakarta Selatan juga ikut terendam banjir.

Ia pun meminta agar masalah klasik ini dapat diselesaikan oleh pemimpinnya.

“Hari ini juga saya merasakan, saya korban banjir juga. Rumah saya rasanya bukan kali ini juga kebanjiran, dua lantai penuh (air),” katanya. 

Sementara itu kunjungan Hasnaeni ke tempat pengungsian warga RW 04 Cipinang Melayu untuk memberikan bantuan berupa masker, mi instan maupun makanan siap saja.

Hasnaeni yang datang memakai alat pelindung diri (APD) itu juga sempat membagikan uang kepada para pengungsi yang terdampak musibah banjir.

Anies Banggakan Lokasi Banjir

Kawasan Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021) pagi kembali dilanda banjir hingga 2 meter lebih.

Padahal banjir di khususnya wilayah RW 04 Cipinang Melayu itu, baru saja surut kemarin.

Apalagi sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat membanggakan wilayah Cipinang Melayu, itu telah bebas banjir.

Dilansir dari Kompas.tv, hujan yang mengguyur di sejumlah titik di Ibu Kota mengakibatkan sejumlah titik mengalami banjir.

Sebelumnya banjir di wilayah Cipinang Melayu sempat surut pada hari Jumat (19/02) malam.

Kawasan RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu yang merupakan wilayah langganan banjir, Sabtu (20/2/2021) pagi ini kembali terendam banjir akibat banjir kiriman dari luapan Kali Sunter.

Ketinggian air pagi ini di Cipinang Melayu berkisar di dua hingga empat meter tergantung dari ketinggian tanah.

Rumah warga rata-rata sudah hampir tenggelam dan hanya atap yang tersisa.

Tim SAR Gabungan juga sudah melakukan evakuasi kepada warga yang memilih untuk ke posko pengungsian.

Namun, juga tidak sedikit warga yang memilih untuk bertahan dan mengungsikan diri ke lantai dua rumah mereka.

Dibanggakan Anies

Sebelumnya, pada pekan lalu Anies sempat mengunggah foto kondisi kawasan Cipinang Melayu sudah tidak dilanda banjir lagi di akun Instagram-nya @aniesbaswedan, tepatnya pada 10 Februari.

Bahkan, ia membandingnya dengan foto pada 2017 lalu dengan sosok seorang ibu yang sama saat berfoto bersama.

"Foto pertama adalah ketika pertama kali bertemu dengan Ibu Rumiati, warga RW 04 Cipinang Melayu pada masa kampanye 2017"

"Bahagia sekali tadi malam dapat berjumpa kembali dengan beliau dalam keadaan sehat dan tidak berbasah-basahan," tulis Anies.

"Alhamdulillah, tahun ini dapat kembali mengunjungi RW 04 kelurahan Cipinang Melayu"

"Kampung yang dilewati Kali Sunter ini biasanya kalau musim hujan akan terjadi banjir yang amat tinggi"

"bahkan tahun lalu terendam sampai 3 meter. Tapi pada musim penghujan kali ini tak diterjang banjir," tambahnya.

Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lanjut Anies, Pemprov DKI Jakarta berupaya keras menanggulangi banjir di Kampung Cipinang Melayu ini.

Pihaknya memberikan perhatian dan penanganan menyeluruh dari hulu Kali Sunter yang kerap kali menjadi penyebab utama dari luapan air ke kampung tersebut.

Jajaran Pemprov DKI melakukan kegiatan Gerebek Lumpur dengan mengerahkan 15 eskavator di tanggul-tanggul dekat aliran Kali Sunter.

Serta membuat sodetan sehingga debit air yang mengalir di Kali Sunter menjadi lebih terkendali.

"Di sisi selatan Jakarta Timur Waduk Pondok Ranggon dan Waduk Tiu dikeruk lalu kemudian disiapkan sodetan khusus"

"sehingga air Kali Sunter dialirkan dan ditahan di waduk, baru mengalir ke sini dengan volume debit yang lebih terkontrol," kata Anies.

"Atas izin Allah SWT ikhtiar itu dimudahkan. Kita semua patut bersyukur karena warga kawasan RW 04 dan RW 03 Cipinang Melayu bisa merasakan musim penghujan tanpa kebanjiran," tambahnya.

Meskipun demikian, Anies mengaku masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan kembali tak ada banjir di Cipinang Melayu.

Salah satunya adalah menuntaskan pembuatan tanggul di sepanjang RW 04 dan 03 Cipinang Melayu, karena kini tanggul tersebut masih bersifat temporer.

Banjir di Tol

Sejumlah ruas tol terendam banjir akibat hujan lebat yang mengguyur di beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya, Sabtu (20/2/2021).

Beberapa ruas tol yang terendam banjir mulai dari Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang, Pondok Ranji-Serpong, Jagorawi, hingga Dalam Kota.

Akibat banjir di ruas tol tersebut, pihak Jasa Marga dan kepolisian melakukan pengalihan arus lalu lintas.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan akibat hal ini. Antisipasi perjalanan melalui informasi terkini yang dapat diakses melalui Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080 dan Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas)," kata Dwimawan Heru Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dala siaran tertulisnya, Sabtu (20/2/2021).

"Saat ini tengah Dilakukan Penanganan, Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Antisipasi Beberapa Titik Genangan di Jalan Tol Jasa Marga Group," tambahnya.

Berikut ini daftar tol yang terendam banjir:

JALAN TOL JAKARTA-CIKAMPEK

Arah Jakarta:

- Km 09B, saat ini genangan di Lajur (L) 1 s.d L2, kendaraan masih bisa melintasi L3-L4. tengah dilakukan penanganan dengan pompa.

- Akses masuk GT Jatibening arah Jakarta tergenang, kendaraan yang akan masuk tol dialihkan melalui akses GT Jatiwaringin / Pondok Gede

- Km 19B, saat ini genangan di Lajur 1 sd 2, lajur 3 dan 4 dapat dilalui semua kendaraan. Lajur 1 dan 2 masih bisa dilintasi kendaraan besar.

- GT Cikarang Barat 5 arah Jakarta, lajur kiri tergenang, lajur kanan dapat dilintasi

- GT Cibitung 7 arah Jakarta, seluruh lajur tergenang, namun lajur kanan masih dapat dilintasi

JALAN TOL JAKARTA-TANGERANG

Arah Tangerang:

- SS Bitung, dilakukan pengalihan lalu lintas kendaraan arah Cikupa, dikeluarkan ke Km 19 Tangerang. Saat ini tengah dilakukan penanganan dengan pompa.

- Km 24 A, saat ini L2 s.d L4 sudah bisa dilintasi. Saat ini tengah dilakukan penanganan dengan pompa.

JALAN TOL JORR: PONDOK RANJI-SERPONG

Arah Serpong:

- KM 8+600 Ruas BSD, dilakukan penutupan GT Pondok Ranji Utama (arah BSD) dialihkan ke Bintaro.

JALAN TOL JAGORAWI:

Arah Jakarta:

- Km 3+800, saat ini L3 dan L4 dapat dilintasi. Saat ini dilakukan pemasangan tanggul dan penanganan dengan pompa.

JALAN TOL DALAM KOTA JAKARTA

Arah Tj Priok:

KM 00+200 SS Cawang: Terowongan SS Cawang dari Halim menuju Tj Priok, saat ini L2 tergenang.

Saat ini dilakukan penanganan dengan pompa dan pengalihan kendaraan kecil ke Jalan Tol Dalam Kota.

Sejumlah Ruas Jalan Banjir

 Jakarta dikepung banjir, akibat hujan lebat yang mengguyur sejak Sabtu (20/2/2021) dini.

Sejumlah wilayah di Jakarta pada Sabtu (20/1/2021) pagi pun dikepung banjir.

Bahkan beberapa wilayah di Jakarta yang terendam banjir tersebut tidak bisa dilintasi kendaraan.

Berikut daftar wilayah Jakarta yang terendam banjir dikutip dari Twitter @TMCPoldaMetro:

  • 08.00 Saat ini ada Genangan Air di Jl. Jatinegara Barat Jaktim dengan ketinggian 15 cm, untuk saat ini masih bisa dilintasi kendaraan, Pengendara dihimbau untuk berhati-hati.
  • 07.53 Saat ini ada Genangan Air di Jl. Perjuangan arah Srengseng Jakbar dengan ketinggian 60-70 cm, untuk saat ini tidak bisa dilintasi kendaraan.
  • 07.50 Saat ini ada Genangan air di Jl. Daan Mogot arah Cengkareng Jakbar dengan ketinggian 20-30 cm, untuk saat ini masih bisa dilintasi kendaraan, Pengendara dihimbau untuk berhati-hati.
  • 07.46 Saat ini ada Genangan Air di Keluaran Tol Bintara Jaya, untuk saat ini masih bisa dilintasi kendaraan, Pengendara dihimbau untuk berhati-hati.
  • 07.37 Saat ini ada Genangan Air di Jl. Kapten Tendean arah Mampang Prapatan Jaksel, untuk saat ini tidak bisa dilintasi kendaraan.
  • 07.27 Saat ini ada Genangan Air di Traffic Light Kuningan arah Mampang Prapatan Jaksel, untuk saat ini masih bisa dilintasi kendaraan, Pengendara dihimbau untuk berhati-hati.
  • 07.23 Saat ini ada Genangan Air di Jl. Tubagus Angke Jakbar, saat ini masih bisa dilintasi kendaraan, Pengendara dihimbau untuk berhati-hati.
  • 07.18 Saat ini ada Genangan Air di Pasar Inpres arah Jeruk Purut Jaksel, untuk saat ini tidak bisa dilintasi kendaraan.
  • 06.57 Saat ini ada Genangan Air di Traffic Light Mangga Dua Jakut, untuk saat ini masih bisa dilintasi kendaraan, Pengendara dihimbau untuk berhati-hati.
  • 06.27 Saat ini ada Genangan Air di Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading Jakut, untuk saat ini masih bisa dilintasi kendaraan, Pengendara dihimbau untuk berhati-hati.
  • 06.00 Saat ini ada Genangan Air di Terowongan Cawang menuju Tol Tanjung Priuk dari arah Bekasi, saat ini arus lalu lintas dialihkan menuju Tol Dalam Kota arah Semanggi.
  • 05.20 Saat ini ada Genangan Air di Jl. Pilar Mas Raya Kedoya Jakbar depan Kantor Metro TV, untuk saat ini tidak bisa dilintasi kendaraan.

Terowongan Cawang tak Bisa Dilintasi

Hujan lebat yang terjadi pada Sabtu (20/1/2021) dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Jakarta.

Salah satunya banjir terjadi di terowongan Cawang, Jakarta Timur.

Bahkan akibat banjir di terowongan Cawang tersebut, kendaraan tidak bisa melintas.

Dikutip dari Twitter TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, menyebutkan bahwa banjir yang terjadi di terowongan Cawang, membuat pihaknya melakukan pengalihan arus lalu lintas.

"Pukul 06.00 saat ini ada Genangan Air di Terowongan Cawang menuju Tol Tanjung Priuk dari arah Bekasi, saat ini arus lalu lintas dialihkan menuju Tol Dalam Kota arah Semanggi," tulisnya.

Sementara itu, diketahui tinggi muka air (TMA) di sejumlah pintu air di Jakarta, Sabtu (20/1/2021) pagi mencapai status Awas atau Siaga 1.

Bahkan Tinggi Muka Air (TMA) beberapa pintu air lainnya juga mencapai Siaga 2 dan Siaga 2.

Warga diminta agar waspada dan mengantisipasi terjadinya banjir.

Beberapa pintu air yang Tinggi Muka Air (TMA) mencapai Siaga 1 adalah Sunter Hulu, Karet, dan Angke Hulu.

Kemudian Siaga 2 yaitu Manggarai dan Pasar Ikan.

Sedangkan Siaga 3 yaitu Cipinang Hulu dan Pesanggrahan.

(Wartakotalive.com/JHS/Tribunnews.com)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved