Terima Info Ada Pesta Pernikahan Undang Tamu Se-RT, Lurah Pulogadung: Saya Datang Langsung Bubarkan
Lurah Pulogadung Abdul Haris mengatakan ada dua acara resepsi pernikahan yang dibubarkan karena mengundang tamu dalam jumlah banyak
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dedy
WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG --- Sedikitnya ada dua acara resepsi pernikahan warga yang dibubarkan petugas gabungan di wilayah Kelurahan Pulogadung, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (27/2/2021).
Lurah Pulogadung Abdul Haris mengatakan ada dua acara resepsi pernikahan yang dibubarkan karena mengundang tamu dalam jumlah banyak sehingga bisa menimbulkan kerumunan.
“Kemarin itu ada dua orang hajatan,” ucap Abdul, Minggu (28/2/2021).
Lokasi pertama acara resepsi pernikahan yang dibubarkan petugas gabungan berada di Jalan Kayu Mas, Kelurahan Pulogadung, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.
“Mengundang tetangga dari satu RT, sekitar 100 orang. Sampai membangun tenda dan pelaminan, akhirnya saya datang ke lokasi dan bubarkan,” kata Abdul.
Belakangan didapati juga informasi adanya acara serupa yang digelar di lokasi berbeda di Kelurahan Pulogadung. Petugas meluncur ke lokasi untuk memastikan informasi tersebut.
“Setelah saya bubarkan di RW 10 (Jalan Kayu Mas). Saya dapat laporan dari warga RW 02 ada yang lagi bangun tenda untuk resepsi,” kata Abdul.
Menurut Abdul, pihak keluarga mempelai nekat menggelar resepsi pernikahan dan mengundang tamu dalam jumlah banyak. Padahal itu dilarang demi mencegah penyebaran Covid-19.
Rencananya acara resepsi pernikahan itu digelar pada hari ini, Minggu (28/2/2021).
Sementara tenda dan persiapan lain mulai dilakukan sejak kemarin sore sekira pukul 15.00 WIB.
“Tapi setelah saya datangi kemarin, alhamdulillah pihak keluarga merespon baik lalu membongkar tenda,” ungkapnya.
Menurut Abdul, pihaknya tidak melarang warga untuk menggelar pernikahan. Hanya saja cukup dihadiri keluarga inti agar tidak menimbulkan kerumunan karena pandemi Covid-19.
“Saya sarankan selamatan (resepsi) tetap di rumah dan menjaga protokol kesehatan. Karena kasus Covid-19 ini jumlahnya semakin naik,” ucap Abdul.
Sebelumnya acara resepsi pernikahan warga serupa di Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (6/2) lalu juga sempat dibubarkan karena mengundang 1.000 tamu.
Baca juga: Sebelum Bubarkan Resepsi Pernikahan, Satgas Covid Sudah Peringati Pihak Pengantin Sampai Tiga Kali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pembubaran-pernikahan1282.jpg)