Breaking News:

Pengesahan DPA Bertujuan Agar Pelaksanaan Pembangunan di Kabupaten Bekasi Segera Berjalan

Pengesahan DPA juga bertujuan agar pelaksanaan kegiatan pembangunan bisa segera berjalan.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Uju 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat segera mengesahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2021.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju, mengungkapkan pengesahan DPA menyusul dokumen yang disusun masing-masing perangkat daerah sudah memasuki tahap finalisasi.

Pengesahan DPA juga bertujuan agar pelaksanaan kegiatan pembangunan bisa segera berjalan.

"Sudah konsultasi ke provinsi dan Kemendagri. Kita lakukan akselerasi penyusunan dokumen, saya sudah meminta dinas agar pekan ini selesai," katanya, pada Senin (22/2/2021).

Baca juga: Setelah Menyangkal Pernikahan Putrinya, Ayah Nissa Sabyan Sulit Ditemui di Rumah

Baca juga: Nama Prabowo Teratas Dalam Capres Versi Survei LSI, Berikut Nama Penantangnya, masih ada Nama Ahok

Menurut Uju, keterlambatan pengesahan DPA tahun ini disebabkan adanya perubahan teknis penyusunan dari tahun-tahun sebelumnya sehingga diperlukan adaptasi terkait tata cara penyusunan.

Dikatannya, mulai tahun ini penyusunan dokumen pelaksanaan anggaran berdasarkan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang terintegrasi langsung ke pusat data Kementerian Dalam Negeri.

Sementara pada tahun-tahun sebelumnya menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Daerah atau Simda yang dikelola sendiri oleh pemerintah daerah.

"Sepertinya semua daerah hampir memiliki masalah sama. Tapi secepatnya kita sahkan sekarang kan sudah hampir selesai penyusunannya di tiap perangkat daerah," ungkapnya.

Menurut dia secara teknis tidak ada kendala saat membuat dokumen tersebut hanya saja dibutuhkan penyesuaian dalam menyusunnya.

Dalam aplikasi baru itu, terdapat beberapa komposisi yang merubah struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seperti misalnya komposisi belanja yang tadinya masuk belanja langsung sekarang masuk katagori belanja tidak langsung.

Baca juga: Garuda Tetap Terbangkan 10 Pesawat B777, Meski Boeing Minta Tangguhkan karena Insiden Mesin Terbakar

Baca juga: Permen Produk Indonesia Kopiko Muncul dalam Drakor Vincenzo Dibintangi Song Joong Ki

"Aplikasi itu kan dibuat untuk mempermudah tapi memang butuh penyesuaian saja karena aplikasi baru. Ini utamanya agar tetap transparan dan terjaga akuntabilitasnya," ucapnya.

Uju berharap akselerasi penyusunan DPA tahun ini akan berdampak pada percepatan pelaksanaan pembangunan daerah di masa pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19

"Diharapkan tujuan utama pelaksanaan pembanguna dapat berjalan baik apalagi dalam upaya pemulihan ekonomi akibat terdampak Covid-19," tandasnya

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved