Breaking News:

Gunakan Tiang Listrik Sebagai Tanda Bahaya Bencana, Warga Kp. Bulak Pondok Aren Sigap Evakuasi Diri

Banjir setinggi dua meter merendam dua lokasi pemukiman warga yang berada di daerah aliran Kali Serua, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Warta Kota/Rizki Amana
Banjir melanda permukiman Kampung Bulak, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangsel, Sabtu (20/2/2021). Banjir setinggi dua meter merendam puluhan rumah. 

WARTAKOTALIVE.COM, PONDOK AREN --- Warga Kampung Bulak, Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, menggunakan tiang listrik untuk memberi aba-aba ada tanda bahaya bencana.

Eli, salah satu warga korban banjir menuturkan warga dengan sigap mengevakuasi diri karena peringatan dini banjir yang bakal melanda.

“Sudah mulai banjir jam setengah dua malam. Sudah antisipasi dari jam 12 malam sudah mulai bersiap karena ada peringatan bunyi tiang listrik dipukul tanda banjir,” kata Eli ditemui Wartakotalive.com di lokasi banjir, Sabtu (20/2/2021).

Banjir setinggi dua meter merendam dua lokasi pemukiman warga yang berada di daerah aliran Kali Serua, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Banjir tersebut ditengarai akibat derasnya hujan pada Jumat, 19 Februari 2021 malam yang mengguyur wilayah Jabodetabek hingga debit air di Kali Serua yang merupakan aliran dari anak Kali Angke meluap ke pemukiman warga.

“Banjir sari jam 1 malam dengan ketinggian air mencapai dua meter,” kata Alun (51) korban banjir lainnya.

Alun mengatakan tercatat puluhan Kepala Keluarga (KK) mengungsi imbas musibah banjir yang kian naik debit airnya.

Untungnya warga dengan sigap telah mengrvakuasi diri hingga tak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

“Sebanyak 64 KK terendam banjir belum sama yang kintrak rumah itu,” jelasnya.

Ia menjelaskan air setinggi 50 sentimeter memasuki kediamannya pada Sabtu dinihari.

Sementara banjir setinggi dua meter berada di akses warga Kampung Bulak dan Perumahan Pondok Maharta itu.

Adapun dirinya berharap agar bantuan pihak Pemerintah Kota Tangsel segera datang untuk warga pengungsi bencana banjir.

“Harapannya ada bantuan dan sumbangan dari pemerintah begitu,” pungkasnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Urip Supriyatna mengatakan ada 11 lokasi di Kota Tangsel rawan banjir.

Sebanyak 11 lokasi itu tersebar secara menyeluruh pada 7 kecamatan yangtercatat sebagai wilayah Kota Tangsel.

Baca juga: 387 Gardu Listrik Sudah Dinyalakan, Sebanyak 119 Ribu Pelanggan Bisa Nikmati Lagi Aliran Listrik

Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19 Para Korban Banjir di GOR Tol Persada Tangerang Dipindah ke Gedung Sekolah

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved