Sabtu, 25 April 2026

Banjir Bekasi

Dua Hari Dilanda Banjir, Eti dan Keluarganya Pilih Kontrak Rumah di Kampung Sebelah

Selama dua hari berturut-turut warga yang bermukim di Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi dilanda banjir.

Penulis: Rangga Baskoro |
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Eti Sugiantoro (50) warga PGP yang memutuakan mengontrak rumah lantaran sering dilanda banjir. 

WARTAKOTALIVE.COM, JATIASIH -- Warga yang bermukim di Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi, harus gigit jari lantaran kembali dilanda banjir selama dua hari berturut-turut.

Eti Sugiantoro (50) seorang warga PGP menjelaskan banjir pertama pada Jumat (19/2/2021) lalu, terjadi pada pukul 10.00 WIB.

Kala itu, ketinggian air di rumahnya hanya mencapai 2 meter saja.

Video: Dua Hari Dilanda Banjir, Eti dan Keluarga Pilih Kontrak Rumah

"Kemarin kan enggak begitu parah, jadi saya enggak ngungsi. Cuma di rumah saja," kata Eti di tempat pengungsian, Sabtu (20/2/2021).

Air mulai surut secara perlahan pada pukul 20.00 WIB. Hingga kemudian di jam 22.00 WIB, ia bersama 6 orang anggota keluarganya memutuskan untuk membersihkan rumah.

Saat itu pula akses listrik mulai dinyalakan lantaran genangan di komplek PGP telah mengering.

Baca juga: Kapolda Metro Bentuk Kampung Tangguh di Wilayah Tertinggi Covid-19 di Jaktim, Ditlantas Bapak Asuh

Baca juga: Banjir Kepung Cileungsi Kabupaten Bogor, Tim Gabungan Evakuasi Warga yang Bertahan di Rumah

"Air surut itu jam 8 malam, lampu nyala jam 10, terus bersih-bersih sampai jam 2 pagi. Benar-benar surut enggak ada air sampai jam 4 subuh," ucapnya.

Namun di saat ia bersih-bersih, hujan deras turun di sekitar lokasi.

Ia sempat khawatir banjir kembali menjalar ke permukiman warga.

Benar saja, volume debit air Kali Bekasi kembali meningkat. Air pun kembali melimpas ke permukiman warga menjelang pagi hari.

Baca juga: PRIMBON JAWA: Ini Alasan Weton Sabtu Pahing Sangat Disegani dan Berwibawa di Lingkungannya

Berbeda dari banjir sebelumnya, banjir di hari ini dinyatakannya lebih parah lantaran ketinggian air di dalam rumahnya mencapi 3 meter.

"Sekarang rumah 3 meter tingginya. Hampir sampai plafon. Di lantai 2 tingginya sampai tangga," tutur Eti.

Oleh sebab itu, ia memutuskan untuk memgungsi ke Gedung Gudang Logistik BNPB yang terletak tak jauh dari lokasi.

Setelah membawa serta 6 anggota keluarganya yang lain, Eti memutuskan untuk mengontrak rumah di lokasi dekat rumahnya yang tak terdampak banjir.

Baca juga: Menkes Budi Gunadi: Ada 4 Prinsip Untuk Vaksinasi Mandiri Covid-19 Yang Harus Ditaati

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved