Senin, 27 April 2026

VIDEO Pedagang Tekstil Pasar Tanah Abang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid, Omzet Terjun Bebas

Sejak pandemi Covid-19 penghasilan pedagang tekstil di Pasar Tanah Abang terus menurun hingga 85 persen.

Penulis: Herudin | Editor: Murtopo

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penjualan bahan kain atau tekstil di Pasar Tanah Abang terus menurun.

Dari pantaun tribunnews.com suasana di blok B Pasar Tanah Abang terlihat sepi, Rabu (17/2/2021).

Berbeda dengan pedagang pakaian jadi yang masih menarik minat pembeli, di area khusus penjualan bahan kain hanya sedikit pembeli dan hanya kesibukan pedagang menata dagangannya.

Sejak pandemi Covid-19 penghasilan pedagang terus menurun hingga 85 persen.

Baca juga: Tidak Ada yang Takut, Menkes Klaim Pedagang Tanah Abang Berebut Vaksin Covid-19

Baca juga: Ketua Fraksi NasDem Ingatkan Pedagang Tanah Abang jangan Terlena Setelah Divaksin Covid-19

Bahkan mendekati bulan Ramadhan belum terlihat ada tanda peningkatan penjualan, seperti tahun-tahun sebelum adanya pandemi.

Sebagian besar pedagang juga berjualan secara online, namun untuk berjualan bahan kain secara online sangat sulit karena kecenderungan pembeli ingin melihat langsung jenis bahan dan motif.

Divaksin Covid-19

Sementara itu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menggelar program vaksinasi Covid-19 tahap kedua pada Rabu (17/2/2021).

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini berjalan setelah vaksinasi tahap pertama yang menyasar petugas kesehatan, sudah hampir rampung.

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diberikan untuk pekerja publik dan lansia itu dimulai dari pedagang Pasar Tanah Abang.

Dari kalkulasi pemerintah saat ini, ada 16,9 juta pelayan publik dan 21,5 juta masyarakat lanjut usia yang akan mendapat vaksin tahap kedua ini.

Baca juga: Selain Pedagang Resmi, PKL Tanah Abang Dapat Jatah Vaksin Covid-19

Menurut Kemenkes, vaksinasi Covid-19 pada hari ini akan menyasar kurang lebih 1.500 orang pedagang Pasar Tanah Abang.

Para pedagang ini sebelumnya telah teregistrasi di data Sensus Pasar Jaya. Saat ini sudah 10.000 pedagang yang terdata untuk menerima vaksin dan jumlahnya masih terus bertambah.

Baca juga: VIDEO Pedagang Pasar Tanah Abang Divaksin Covid -19 Masal

Adapun pedagang pasar, dipilih karena merupakan bagian dari pelayanan publik yang memiliki interaksi dan mobilitas tinggi.

Kondisi tersebut membuat pemerintah memasukan mereka ke kategori rawan terpapar virus.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved