Selasa, 28 April 2026

Pesan Gembala Prapaskah 2021 dari Uskup Agung Jakarta: Wabah Ini Bukan Hukuman Allah

Saudari-saudaraku yang terkasih, Seperti apa pun beratnya kenyataan yang harus kita hadapi, kita tetap yakin bahwa Allah adalah Kasih.

dokpri
Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mulai Rabu (17/2/2020) hari ini, Gereja Katolik memasuki masa prapaskah.

Berikut ini pesan gembala prapaskah 2021 dari Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo:

Para Ibu/Bapak, Suster/Bruder/Frater, kaum muda, remaja dan anak-anak yang terkasih dalam Tuhan.

Baca juga: JADWAL Lengkap dan Live Streaming Misa Rabu Abu 17 Februari 2021 di Jakarta dan Sekitarnya

Seperti pada tahun yang lalu, pada tahun ini kita memasuki masa Prapaskah, masih dalam keadaan prihatin yang mendalam, karena wabah Virus Corona yang melanda dan mengguncang segala segi dan sendi hidup kita manusia.

Kita kenang dalam kasih, saudari-saudara kita yang telah mendahului kita menghadap Tuhan.

Semoga Allah dalam kerahiman-Nya yang tanpa batas menerima mereka dalam kebahagiaan abadi.

Kita doakan saudari-saudara kita yang sedang sakit. Semoga Tuhan berkenan menganugerahkan kesembuhan sebagaimana diharapkan.

Kita juga berdoa bagi para dokter, perawat, semua petugas kesehatan, termasuk para relawan yang dalam peran berbeda-beda menjalankan tanggung jawab mereka, dengan rela mengambil risiko yang tidak kecil bagi mereka sendiri dan keluarga mereka.

Kita berdoa bagi para pemimpin masyarakat dan bangsa kita yang terus mencari jalan untuk meringankan beban-beban hidup dan mencari jalan keluar dari keadaan yang sangat kompleks ini.

Saudari-saudaraku yang terkasih, Seperti apa pun beratnya kenyataan yang harus kita hadapi, kita tetap yakin bahwa Allah adalah Kasih.

Wabah ini bukan hukuman Allah akibat dosa-dosa manusia, melainkan salah satu tanda zaman yang dahsyat – di antara tanda-tanda zaman yang lain – yang mesti kita cari dan temukan hikmahnya dalam kacamata iman.

Itulah pesan Paus Fransiskus ketika wabah ini mulai menyebar pada Bulan Maret tahun 2020.

Pesan itu diungkapkan dalam bentuk doa: ”Tuhan, Engkau mengundang kami untuk memahami masa yang berat ini sebagai saat untuk memilih.

Masa berat ini bukanlah hukuman yang datang dari-Mu, tetapi adalah saat yang menentukan bagi kami.

Saat bagi kami untuk memilih mana yang sungguh berarti (dalam hidup ini) dan mana yang akan lewat.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved