Breaking News:

Berita Nasional

Percepat Pemulihan Parekraf, Kemenparekraf Usulkan Pembangunan Jogging dan Walk Path di Danau Toba

Percepat Pemulihan Parekraf, Kemenparekraf Usulkan Pembangunan Jogging dan Walk Path di Danau Toba. Berikut Paparannya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno tengah berselfie dengan latar belakang Danau Toba pada Rabu (30/12/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar penataan komprehensif dari berbagai sektor perlu dilakukan untuk membangkitkan sektor pariwisata di kawasan wisata Danau Toba, Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno saat melaksanakan rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi terkait penataan kawasan dan bangunan di sekitar Danau Toba, Selasa (16/2/2021).

"Kami menyampaikan beberapa data hotel di Danau Toba yang perlu dibuat penataan lebih komprehensif mengacu pada penataan yang sukses seperti Lake Geneva ada Veve di Switzerland dimana bukan hanya dari segi infrastruktur tapi juga ekonomi kreatif seperti festival kesenian dan budaya yang mampu menarik wisawatan," ujar Sandiaga Uno.

Dirinya membayangkan area di sekitar Danau Toba seperti di Prapat, Humbang Hasundutan Tapanuli Utara, Balige dapat dibuat program-program yang memiliki kemampuan mendorong ekonomi kreatif.

"Dengan kolaborasi penyelenggara travel online, kunjungan pariwisata ke Danau Toba bertambah di masa pandemi 2020 dibandingkan pada 2019. Untuk itu kita harus berbenah diri. Pastikan hotel-hotel melakukan persiapan tidak hanya infrastruktur kamar dan fasilitas listrik, limbah, air dan sebagainya juga SDM nya harus ditingkatkan," tambah Sandiaga Uno.

Baca juga: Kecewa Isnawa Adji Ungkap Komentar Warga Soal Banjir, Pras Minta Anies Pertimbangkan Cawalkot Jaksel

Kemenparekraf juga sepakat menunjuk ibu Anneth PHRI Samosir untuk menjadi pemegang pemangku kepentingan kunci untuk meningkatkan SDM pariwisata di Danau Toba.

"Banyak hotel-hotel di Danau Toba sudah tidak layak. Ini perlu di upgrade sehingga jumlah wisatawan yang meningkat ini tidak kecewa hanya datang sekali tapi bisa berkali-kali jika mendapatkan layanan yang baik," ungkap Sandiaga Uno.

Ia juga mendapat masukan dari anggota PHRI di Simalungun untuk mendorong pelarangan truk-truk yang mengangkut beberapa truk logging dan alat berat agar tidak melintasi akses jalan mendekati Prapat Danau Toba.

Sandiaga Uno saat melaksanakan rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi terkait penataan kawasan dan bangunan di sekitar Danau Toba, Selasa (16/2/2021).
Sandiaga Uno saat melaksanakan rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi terkait penataan kawasan dan bangunan di sekitar Danau Toba, Selasa (16/2/2021). (Istimewa)

Baca juga: Beda dengan Cawalkot Jakarta Selatan, Pras Dukung Penuh Ali Maulana Sebagai Cawalkot Jakarta Utara

"Karena di sana tanahnya labil dan parkir minim tempatnya, disitu harus ada solusi dari segi interkoneksi. Kita akan berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk mencari lahan parkir Danau Toba," jelas Sandiaga Uno.

Ia meyakini Danau Toba sebagai Caldera of The King bisa terus berbenah dan memastikan wisatawan domestik dapat menikmati Danau Toba.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved