Breaking News:

HUT Kota Tangerang

Program Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Mulai dari Berkebun Hingga Tambak Ikan

Program Ketahanan Pangan yang digelar Pemkot Tangerang dilaksanakan dalam bentuk berkebun hingga pembuatan tambak ikan.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Kepala UPT Rusunawa Betet Kota Tangerang, Ahmad Saepudin. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Selain berdampak pada segi kesehatan, pandemi Covid-19 juga berimbas pada sektor ekonomi.

Pemerintahan Kota Tangerang pun mengusung program ketahanan pangan guna mengantisipasi hal ini. 

Hal itu terlihat di Rusunawa Betet, Kota Tangerang. Pantauan Warta Kota di lokasi, tampak hamparan kebun hingga tambak ikan. 

Lahan kosong diberdayakan oleh masyarakat untuk bercocok tanam. Lahan tersebut berada di depan pintu masuk Rusunawa.

Baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan Pemkot Tangerang Latih 124 Pegawai Berkebun

Banyak terdapat buah dan sayur mayur di kebun buatan itu. Halaman yang asri juga terpandang di tanam Rusunawa tersebut.

Memasuki area ke dalam terlihat beberapa kolam ikan. Tambak ikan ini juga digunakan untuk program ketahanan pangan.

Berkebun di halaman Rusunawa Betet.
Berkebun di halaman Rusunawa Betet. (istimewa)

"Tambak ikan dan perkebunan ini memang dibuat untuk ketahanan pangan. Mengingat kondisi saat ini masih pandemi," ujar Kepala UPT Rusunawa Betet Kota Tangerang, Ahmad Saepudin kepada Warta Kota, Senin (15/2/2021).

Baca juga: eFishery dan Baba Rafi Kolaborasi Kembangkan Digitalisasi Tambak Udang Vaname

Ia menjelaskan pihaknya bersinergi dengan khalayak masyarakat. Warga sekitar juga antusias terlibat dalam program ketahanan pangan ini.

"Banyak juga warga yang tanam sayuran dan bibit ikan," ucapnya.

Setelah panen, hasilnya pun dirasakan oleh masyarakat setempat. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya kebun dan kolam ikan itu.

Tambak ikan di Rusunawa Betet.
Tambak ikan di Rusunawa Betet. (istimewa)

"Kemarin panen cabai, cabai kan lumayan sekarang harganya. Warga terbantu, mereka pada petik. Begitu juga dengan sayur-sayuran lain. Untuk lauknya juga bisa langsung diambil dari kolam ada ikan emas, nila dan mujair yang dirawat bersama-sama oleh masyarakat," kata Saepudin. (adv/dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved