Breaking News:

Keren! Googlel Fit Versi Terbaru Akan Dilengkapi Alat Ukur Pernafasan dan Detak Jantung Manusia

Keren! Googlel Fit Versi Terbaru Akan Dilengkapi Alat Ukur Pernapasan dan Detak Jantung Manusia. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

bbc.co.uk
Google. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kesehatan merupakan faktor penting, terlebih di masa pandemi ini semua orang memerlukan imunitas yang kuat dan tidak gampang sakit.

Termasuk teknologi penunjang untuk mengidentifikasi permasalahan dalam tubuh dan memantau perkembangan kesehatan. Banyak aplikasi di smartphone atau gadget yang menyediakan fitur untuk membantu memantau perkembangan kesehatan.

Seperti aplikasi Google Fit, sebuah layanan yang membantu penggunanya untuk memantau perkembangan kesehatan tubuh. Baru-baru ini Google mengumumkan fitur baru Google Fit yang menggunakan kamera ponsel untuk mengukur pernapasan dan detak jantung.

Versi terbaru Google Fit ini akan diluncurkan bulan depan. Pembaruan terkni dari aplikasi ini adalah menggunakan kamera untuk mengukur detak jantung dan pernapasan.

Ganjar Sebut Vaksinasi Kedua di Jateng Tertinggi se-Indonesia

Sayangnya, pembaruan ini tidak bisa dinikmati semua pengguna smartphone Android. Google baru akan menguji coba Google Fit versi teebaru untuk smartphone bermerek Google Pixel.

Dalam konferensi virtual bertajuk Checkup, Google memamerkan teknologi baru terkait kesehatan serta fitur baru Google Fit.

Bahkan, Google siap mengembangkan aplikasi ini agar kompatibel dengan perangkat lunak dan perangkat keras dalam rangka memperluas fungsi manajemen kesehatan melalui wearable dan sensor murah.

Cara kerja Google Fit versi terbaru

Google Fit terbaru ini bakal mengandalkan teknologi computer vision,  selain itu aplikasi ini bekerja melalui integrasi dengan kamera ponsel dan akan menyajikan data terkait dalam bentuk gambar. 

Saat aplikasi ini mengukur pernapasan, teknologi canggih ini dapat melacak naik turunnya dada pengguna untuk menghitung laju pernapasan. Pengguna Google Fit hanya perlu meletakkan smartphone dengan posisi kamera menghadap mereka

Dikutip dari laman XDA Developers, 10 (10/2/2021) lalu, saat fungsi pengukuran Google Fit diaktifkan, smartphone akan muncul antarmuka yang menyajikan gambar diri mereka dengan dua persegi yang membingkai wajah dan area dada. 

Selanjutnya, pengguna wajib mengikuti semua instruksi yang diberikan oleh Google Fit. Di antaranya bernapas normal dan menahan napas secara perlahan.

Viral Bocah Joget Tik-Tok di Atap Gedung Stadion Patriot Candrabhaga, Kasatpol PP Bekasi Prihatin

Setelah pengukuran selesai, hasil di layar ponsel akan muncul dan hasil pengukuran juga menyertakan informasi kesehatan, seperti catatan berjalan dan pengukuran tidur selama seminggu terakhir. 

Selain itu, pengukuran detak jantung menggunakan perubahan warna halus pada kapiler jari. Pengguna harus meletakkan salah satu jari di kamera belakang, dan teknologi AI back-end akan mengkonversikannya dalam bentuk numerik. 

Direktur Google Health, Shwetak Patel mengatakan kedua fungsi Google Fit telah diuji dan diverifikasi secara klinis supaya mampu diterapkan publik. Selain itu, faktor lain juga tak liput dari pengujian agar memengaruhi algoritma yang dipakai dalam smarpt. Misalnya, dalam pengukuran aliran darah di kapiler jari, perlu dipertimbangkan pencahayaannya, warna kulit, dan umur pengguna. (Fandi Permana)

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved