Kamis, 16 April 2026

VIDEO Tim Tarkam Putri Yuma Project Waspadai Ancaman Seksisme di Sepak Bola

Salah satu tim tarkam yang punya tim putri, Yuma Project FC pun mau memberikan antisipasi seksisme di timnya.

Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
Tim putri Yuma Project FC 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COMRafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Di tengah-tengah kebangkitannya saat ini,  ancaman seksisme hingga pelecehan seksual kerap menghantui dunia sepak bola, khususnya sepak bola putri.

Tak heran, jika antisipasi awal penting untuk dibahas khususnya di komunitas atau tim putri di saat ini.

Salah satu tim tarkam yang punya tim putri, Yuma Project FC pun mau memberikan antisipasi seksisme di timnya.

"Kami telah punya sistem untuk menjaga pemain kami dari ancaman itu. Sistem yang kami lakukan adalah tim kami hanya akan bermain melawan tim putri lain. Tidak untuk campuran," ujarnya Maco Yuma selaku pemilik kepada Warta Kota, Jumat (12/2/2021) di Tangerang.

Baca juga: Bocah 10 Tahun ke Grand Final Kejuaraan Esports Simulasi Balap dengan Video Game Gran Turismo

Baca juga: Manajemen Borneo FC Samarinda Putus Kontrak Lima Pemainnya, Salah Satunya Dedi Hartono

Baca juga: Uston Nawawi Ajak Pemain Buka Usaha Daripada Main Tarkam Yang Penuh Resiko Cedera

Ia mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi jika mencampur tim putrinya berlatih tanding atau bergabung dengan kaum adam di sebuah laga.

Menurutnya, setiap orang punya pola pikir berbeda, sehingga penting sebuah antisipasi.

Selain itu, tim Yuma Project Putri yang baru berumur seminggu ini punya aturan tersendiri.

"Saat masuk ke tim Yuma, sikap harus baik, tidak menggunakan obat-obatan atau minuman," tambahnya.

Sedangkan untuk memotivasi para pemainnya, Maco menjelaskan sengaja membawa guest star, sehingga pemain semakin termotivasi mewujudkan mimpinya sebagai pesepak bola putri profesional.

Aturan lain yang menyangkut sebuah etika adalah, jika pemain ingin bergabung dengan komunitas lain, maka pemain diwajibkan untuk laporan terlebih dulu kepada manajemen, agar manajemen dapat mengetahui. (m21)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved